114 UMKM Lokal Gembor Lapak di Kawasan Sirkuit Mandalika MotoGP 2026
Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menyediakan ruang bagi 114 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berdagang di dalam kawasan Sirkuit Mandalika pada gelaran balap dunia MotoGP 2026.
Angka tersebut melonjak hampir dua kali lipat ketimbang penyelenggaraan tahun sebelumnya yang hanya menampung sekitar 60 UMKM.
Guna memastikan seluruh persiapan berjalan lancar, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB H. Wirawan Ahmad mengecek kesiapan para pedagang lokal di Mandalika dalam gelaran MotoGP 2026.
Di samping penataan lapak di area dalam, ruang gerak para pelaku usaha lokal juga menjangkau area luar sirkuit.
Tercatat lebih dari 500 UMKM asal Pulau Lombok dan Sumbawa turut memutar roda ekonomi di sekitar kawasan Mandalika selama event internasional ini berlangsung.
Iqbal menegaskan bahwa Pemprov NTB mengambil langkah nyata ini agar masyarakat daerah merasakan langsung dampak ekonomi dari ajang MotoGP.
Tidak hanya memantau stan UMKM, Iqbal juga memastikan dan mematangkan kesiapan Museum MotoGP di kawasan sirkuit.
“Museum MotoGP tahun ini mengusung tema kebudayaan daerah dengan menghadirkan figur Skardiu. Figur patung kuda-kudaan muda hasil perpaduan unsur singa dan naga tersebut melambangkan kecepatan sekaligus melestarikan karakter budaya Lombok,” ujarnya kemarin.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pihak penyelenggara berhasil menghadirkan keunikan tersendiri pada gelaran tahun ini. Integrasi antara balapan motor tingkat internasional, promosi budaya, dan pemberdayaan ekonomi warga NTB menjadi kunci utamanya.
Selaras dengan hal itu, Iqbal mengapresiasi konsep terpadu tersebut karena para pengunjung tidak hanya menikmati sengitnya persaingan di lintasan, tetapi juga dapat menyaksikan atraksi sejarah sekaligus memborong produk kreatif lokal.
Dukungan Tim Medis Berstandar Internasional
Pemprov NTB bersama RSUD Provinsi NTB turut memantapkan kesiapan tim medis melalui simulasi penanganan darurat. Langkah ini menjadi fondasi vital untuk mendukung kelancaran ajang balap dunia tersebut.
Dalam mendukung aspek keselamatan, sebanyak 160 tenaga medis yang mengantongi lisensi internasional (super license) dari Dorna Sports siap mengawal jalannya balapan.
Iqbal mengatakan, selain menerjunkan personel berkeahlian khusus, tim medis menyiagakan 12 unit ambulans dan helikopter evakuasi dengan menerapkan sistem penanganan tiga lapis.
“Langkah terpadu ini bertujuan untuk menjamin keselamatan seluruh pembalap selama mengarungi balapan di Sirkuit Mandalika,” tuturnya. (*)




