Pameran Pembangunan KSB 2026 Diundur hingga Desember
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumbawa Barat menggeser jadwal Pameran Pembangunan 2026 ke akhir tahun. Pihak penyelenggara mengubah jadwal kegiatan yang semula pada 12 Oktober 2026 menjadi bulan Desember.
Kepala BRIDA Sumbawa Barat, Mars Anugerainsyah, S.Hut., M.Si., CGCAE., melalui Kabid Penelitian dan Pengembangan BRIDA KSB, Irfandi, S.IP., M.M.Inov., mengonfirmasi perubahan waktu pameran tersebut secara resmi. Pihaknya memastikan penundaan jadwal tidak membatalkan agenda tahunan pemerintah daerah tersebut.
Irfandi menjelaskan, pergeseran waktu pameran terjadi agar kegiatan selaras dengan momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) Provinsi NTB. Pihaknya memanfaatkan tambahan waktu persiapan guna mematangkan koordinasi dengan panitia tingkat provinsi.
“Pemerintah daerah mengundur jadwal pameran dan kemungkinan menggelar kegiatan tersebut pada Desember mendatang,” ujar Irfandi kepada NTBSatu, Rabu, 7 Oktober 2026.
Penyesuaian jadwal ini memberi kesempatan bagi panitia untuk menyusun konsep acara yang lebih meriah. Selanjutnya, penggabungan agenda pameran diharapkan mampu menarik antusiasme masyarakat secara lebih luas.
“Panitia akan merangkaikan pelaksanaan pameran pembangunan dengan peringatan Harlah Provinsi NTB,” kata Irfandi.
Peluang UMKM dan Penyesuaian Konsep Teknis
Pemerintah daerah sebelumnya merancang pameran ini sebagai wadah publikasi pencapaian pembangunan kepada publik. Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan melibatkan para pelaku UMKM lokal guna menggerakkan roda perekonomian daerah.
Penundaan acara menuntut panitia untuk menyesuaikan ulang seluruh dokumen teknis dan tata letak stan pameran. Pihaknya berupaya menjaga agar esensi pameran tetap sejalan dengan tema besar peringatan Harlah NTB.
“Panitia membutuhkan penyesuaian persiapan teknis seiring bergesernya waktu pelaksanaan kegiatan,” tambah Irfandi.
Meskipun demikian, BRIDA KSB belum merinci perubahan rincian konsep pameran yang akan diterapkan pada Desember nanti. Pihaknya memilih fokus menyelesaikan pembahasan awal bersama seluruh jajaran pemangku kepentingan.
Dengan demikian, kepastian teknis dan konsep pameran masih menunggu hasil keputusan rapat koordinasi lanjutan. Pihaknya berjanji menyampaikan pembaruan informasi kepada publik setelah seluruh persiapan rampung.
“Pihaknya masih menunggu hasil pembahasan berikutnya sebelum menetapkan konsep akhir pameran,” pungkas Irfandi. (*)




