Lombok BaratPemerintahan

Kekeringan Belum Usai, Pemkab Lobar Gelar Salat Istisqa Besok

Lombok Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat akan menggelar salat istisqa di Lapangan Alun-alun Gerung pada Rabu, 7 Oktober 2026, besok. Salat tersebut menjadi ikhtiar pemerintah dalam menghadapi kekeringan yang masih melanda wilayah Lombok Barat.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Lobar, Dr. Mutmainnah mengatakan, salat istisqa merupakan ikhtiar pemerintah sekaligus doa, supaya hujan segera turun.

“Ini bagian dari ikhtiar kami. Semoga dengan pelaksanaan salat itu bisa turun hujan,” kata Mutmainnah, Selasa, 6 Oktober 2026.

IKLAN

Menurutnya, Pemkab Lobar telah merencanakan pelaksanaan salat istisqa sejak beberapa pekan lalu. Rencana tersebut sempat tertunda karena hujan turun di sejumlah wilayah Lobar.

Namun, Pemkab Lobar kembali menjadwalkan salat istisqa setelah kondisi kemarau terus berlanjut.

“Jadi dari sejak beberapa minggu yang lalu kami sudah merencanakan pelaksanaan salat ini. Tapi waktu itu ada turun hujan sedikit. Ada gerimis sedikit,” jelasnya.

IKLAN

Prediksi Kemarau Panjang

Sementara itu, Pj Sekda Lobar, Saeful Ahkam menyebut, kekeringan masih berlangsung lama. Bahkan, pemerintah menyebut informasi yang mereka terima dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kemarau tahun ini dapat berlanjut hingga awal 2027.

 

“Sesuai dengan info dari BMKG, kekeringan masih sampai Oktober ini,” kata Ahkam kepada NTBSatu, Selasa, 6 Oktober 2026.

Ia mengatakan, hujan memang sudah turun secara sporadis di sejumlah wilayah. Namun, kondisi tersebut belum mengakhiri persoalan kekeringan di Lobar.

Di sisi lain, data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lobar menunjukkan skala kekeringan yang terus meluas. Per 28 September 2026 kemarin, kekeringan telah melanda enam kecamatan dan 21 desa. Sebanyak 80 dusun masuk dalam wilayah terdampak kekeringan.

BPBD mencatat, 11.529 kepala keluarga atau 34.064 jiwa terdampak kondisi tersebut. Jumlah itu meningkat dibandingkan data pada awal Agustus 2026.

Perluasan wilayah membuat kebutuhan air bersih ikut meningkat. BPBD telah mendistribusikan 1.237.550 liter air bersih sejak 23 Juni 2026.

Distribusi tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah memenuhi kebutuhan dasar warga. Namun, distribusi air hanya menjadi penanganan sementara menghadapi kekeringan.

Terbuka untuk Masyarakat

Pemkab Lobar membuka pelaksanaan salat istisqa untuk masyarakat umum. Pemkab juga mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh perangkat pemerintahan mengikuti kegiatan tersebut. Mutmainnah mengatakan pihaknya telah mengundang kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD) dan seluruh staf.

“Dan kami sudah coba mengundang semua, Kepala UPD beserta stafnya dan juga camat beserta stafnya,” jelasnya.

Pemkab turut mengundang Kementerian Agama dan sejumlah instansi vertikal. Masyarakat sekitar Gerung juga mendapat ajakan untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Pemkab juga mengimbau peserta menjalankan puasa selama tiga hari sebelum pelaksanaan. Selain itu, peserta diminta mengenakan pakaian sederhana dan tidak mencolok.

“Tidak ada ketentuan warna. Cuma pakaiannya tidak boleh terlalu mencolok,” ujarnya.

Mutmainnah mengatakan salat istisqa juga memperbanyak istigfar. Hal tersebut berbeda dengan salat Id yang memperbanyak takbir.

“Kalau di salat Idul Adha, Idul Fitri kan takbiran kita perbanyak. Ini istigfar yang kita perbanyak,” tutup Mutmainnah. (*)

Khazani Darunnafis

Khazani atau Zani adalah Jurnalis NTBSatu yang fokus menulis di isu Daerah Lombok Barat, Politik, Kebencanaan dan Human Interest. Ia merupakan lulusan Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Mataram dengan Konsentrasi Jurnalistik.

Artikel Terkait