Wali Kota Ichinoseki Jepang Terpukau dengan Sambutan Adat Bima
Bima (NTBsatu) – Tampak senyum dan wajah penuh kekaguman terpancar dari Wali Kota Ichinoseki, Jepang, Yoshihito Satou, Ketua DPRD Ichinoseki, Ketua Kamar Dagang Ichinoseki dan rombongan saat pertama kali menginjakkan kaki di Kota Bima.
Hal itu terjadi kala mereka disambut di Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima. Rombongan Pemerintah Kota Ichinoseki disambut dengan nuansa adat dan budaya tradisional Bima.
Tarian tradisional dan rangkaian penyambutan khas Bima menjadi pengalaman pertama yang langsung menyentuh hati Yoshihito Satou.
Bagi orang nomor satu di Ichinoseki itu, penyambutan tersebut bukan hanya sebuah seremoni. Ada penghormatan dan kehangatan yang ia rasakan sejak tiba di tanah Bima.
Perasaan itu kemudian ia ungkapkan secara terbuka saat memberikan sambutan di hadapan Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, Wakil Wali Kota Bima, Sekretaris Daerah Kota Bima, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Bima.
Kata dia, waktu turun dari pesawat terdapat sambutan secara adat. Dirinya sangat kaget sekaligus terharu dengan penyambutan ini.
“Saya dan yang lain sangat terharu dengan penyambutan adat,” ungkap Walikota Ichinoseki Jepang, Yoshihito Satou, Senin 5 Oktober 2026.
Ia mengaku tidak menyangka akan mendapatkan penyambutan dengan sentuhan budaya tradisional yang begitu kuat. Tarian dan tradisi yang ditampilkan masyarakat Bima menjadi kesan pertama yang membekas bagi dirinya dan rombongan.
“Ini sangat luar biasa, kami sangat senang dan bahagia,” tambahnya.
Bagi Yoshihito, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa hubungan antardaerah tidak hanya dibangun melalui kerja sama pemerintahan, tetapi juga melalui kebudayaan dan hubungan antarmanusia.
Kunjungan Yoshihito Satou bersama rombongan Pemerintah Kota Ichinoseki ke Kota Bima juga bukan sekadar kunjungan seremonial.
Ia menyampaikan keinginannya untuk melihat secara langsung kondisi Kota Bima, masyarakatnya, serta mendengar langsung dari pemerintah Kota Bima.
Dia juga mengungkapkan, pihaknya ingin membangun hubungan yang lebih dekat dengan Pemerintah Kota Bima. Baginya, kunjungan langsung merupakan kesempatan untuk memahami lebih jauh karakter, potensi dan kebutuhan masyarakat Kota Bima.
“Kami berharap ini semakin kuat membangun kerja sama di antara kedua kota di masa akan datang,” terang dia.
Salain itu, ia pun menyampaikan komitmen untuk memberikan perhatian terhadap masyarakat Indonesia yang nantinya bekerja di Kota Ichinoseki. Menurutnya, para pekerja Indonesia yang datang ke Ichinoseki akan diterima dan diperlakukan dengan baik.
“Kami akan emberikan tempat terbaik bagi masyarakat Indonesia yang bekerja di wilayahnya. Rasa aman dan nyaman tentunya menjadi perhatian utama,” katanya menegaskan.
Sementara itu, Walikota Bima H. A.Rahman H.Abidin mengaku bersyukur atas kunjungan Pemerintah Ichinoseki. Baginya, ini merupakan momen langka dan harus dimanfaatkan dengan baik.
“Kunjungan Walikota Ichinoseki merupakan momen untuk membuka peluang kerjasama. Baik itu kerjasama ketenagakerjaan, petani, pendidikan, UMKM, investasi dan tata kelola sampah,” beber Walikota Bima. (MSR)




