Remaja Terseret Gelombang di Pantai Komala Sari Lombok Timur Ditemukan Meninggal
Mataram (NTBSatu) – Saim Akbar, 14 tahun, korban yang terseret gelombang di Pantai Komala Sari, Desa Pohgading Timur, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Dir Polairud Polda NTB Kombes Pol Boyke F.S. Samola mengatakan, pihaknya menemukan jasad pelajar kelas 2 SMP itu pada Senin, 5 Oktober 2026 sekitar pukul pukul 10.30 Wita.
“Di sekitar Pantai Maik Anyir, Kelurahan Ijobalit, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur,” ungkapnya.
Warga sebelumnya melaporkan Salim Akbar hilang terseret arus gelombang di Pantai Komala Sari pada Minggu, 4 Oktober 2026 sekitar pukul 08.40 Wita.
Pencarian hari kedua melibatkan sejumlah pihak. Di antaranya, Dit Polairud Polda NTB, Satpolair Polres Lombok Timur, Polsek Pringgabaya, Basarnas Pos Kayangan. Kemudian, Damkarmat bersama relawan, TNI AL, Babinsa Koramil Pringgabaya, serta masyarakat dan keluarga korban.
“Tim menggunakan dua unit rubber boat untuk menyisir perairan sepanjang Pantai Komala Sari dan sekitarnya,” jelasnya.
Setelah menemukan dan mengevakuasi jasad korban ke bibir pantai, petugas kemudian membawanya ke Puskesmas Korleko untuk pemeriksaan dan identifikasi. “Pemeriksaan oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polres Lombok Timur,” katanya.
Sekitar pukul 11.40 Wita, petugas selanjut menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. “Dengan ditemukannya korban, operasi SAR pencarian Saim Akbar dinyatakan ditutup,” tandasnya. (*)




