70 Persen Tiket MotoGP Mandalika Laku, Riders Parade Siap di Gelar
Mataram (NTBSatu) – Penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026 menunjukkan tren positif. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi NTB mencatat, total angka keterisian tempat duduk kini telah menembus hampir 70 persen.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Ahmad Nur Aulia mengatakan, penonton yang membeli tiket berasal dari dalam dan luar daerah. Bahkan, warga lokal NTB memborong habis alokasi tiket khusus tahap pertama hingga 100 persen.
Adapun ITDC menargetkan, total kapasitas kursi yang terjual mencapai 100 ribu hingga 150 ribu penonton.
Aulia menyampaikan, tingginya animo masyarakat lokal mendorong penyelenggara untuk segera membuka penjualan tiket tahap kedua.
“Penyelenggara sudah menutup penjualan tiket tahap pertama untuk warga NTB karena sudah 100 persen terjual, dan kini mereka bersiap membuka tahap kedua. Secara keseluruhan, informasi dari ITDC dan MGPA menunjukkan penjualan tiket sudah mendekati 70 persen. Kami optimistis target penonton akan tercapai,” ujar Aulia, Rabu, 23 September 2026.
Aulia menambahkan, penonton dari luar daerah masih mendominasi komposisi pembeli tiket saat ini. Sementara untuk pasar internasional, sejumlah pembeli dari kawasan Asia juga mulai memesan tiket.
Untuk menjaga momentum penjualan, Pemprov NTB bersama instansi terkait terus menggenjot promosi ke provinsi tetangga dan mengefektifkan komunikasi di tingkat kabupaten/kota.
Pihaknya memfokuskan kampanye untuk mengedukasi masyarakat mengenai konektivitas menuju Lombok. Baik melalui penerbangan langsung maupun jalur laut.
Marc Marquez Siap Guncang Mandalika
Guna menyemarakkan gelaran MotoGP tahun ini, penyelenggara siap menggelar agenda pendukung berupa Riders Parade di Kota Mataram dalam waktu dekat.
Aulia mengonfirmasi bahwa sejumlah pembalap papan atas dunia akan hadir langsung meramaikan parade tersebut. Bintang MotoGP Marc Marquez dipastikan terbang langsung ke Lombok. Ia akan bergabung bersama pembalap lain seperti Franco Morbidelli, Fabio Di Giannantonio, pimpinan klasemen Moto3 David Alonso, serta dua pembalap asal Indonesia.
Aulia membeberkan, parade tahun ini mengusung konsep promosi kebudayaan yang lebih kaya. Selain menampilkan kesenian khas daerah seperti Gendang Beleq dan Peresean, penyelenggara juga menyajikan ragam atraksi budaya dari berbagai daerah di Indonesia, lengkap dengan kejutan khusus bagi penonton di sepanjang Jalan Udayana. (Japriani)




