BREAKING NEWS

BREAKING NEWS – Gempa Bumi Magnitudo 4,3 Guncang Sumbawa Sore ini

Mataram (NTBSatu) – Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kejadian gempa bumi tektonik di wilayah Kabupaten Sumbawa pada Rabu sore, 29 April 2026.

BMKG merilis hasil analisis terbaru yang menunjukkan kekuatan gempa mencapai magnitudo 4,3. Titik pusat gempa berada pada koordinat 9,22° Lintang Selatan dan 118,13° Bujur Timur. Lokasi tersebut berada di laut dengan jarak sekitar 84 kilometer arah barat daya Dompu, NTB, pada kedalaman 61 kilometer.

Berdasarkan posisi pusat gempa dan kedalamannya, BMKG mengategorikan peristiwa ini sebagai gempa menengah. Aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia memicu gempa jenis intraslab earthquake tersebut.

Analisis mekanisme sumber menunjukkan pola pergerakan naik yang berpadu dengan gerakan mendatar atau oblique thrust fault.

Getaran Terasa di Sejumlah Wilayah

Peta guncangan atau shakemap serta laporan masyarakat menunjukkan, getaran gempa terasa di beberapa wilayah. Warga Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, serta Kabupaten Bima merasakan getaran pada skala II MMI.

“Guncangan terasa di wilayah Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Bima II MMI. Getaran terasa oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang bergantung bergoyang,” ungkap Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Sumawan, ST., MM., Rabu, 29 April 2026.

Skala ini menggambarkan kondisi saat sebagian orang merasakan getaran dan benda ringan yang tergantung tampak bergoyang.

Hingga pukul 16.40 Wita, BMKG mencatat satu kali gempa susulan. Meski begitu, laporan terkait kerusakan bangunan maupun korban jiwa belum muncul hingga saat ini. Kondisi tersebut menunjukkan, gempa tidak menimbulkan dampak signifikan.

Sumawan menyampaikan imbauan kepada masyarakat, agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya. Ia menegaskan, pentingnya mengakses informasi resmi melalui kanal terpercaya.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” ujarnya.

BMKG terus melakukan pemantauan aktivitas gempa untuk memastikan perkembangan situasi tetap terkendali. Masyarakat juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan tanpa merasa panik, terutama bagi yang tinggal di wilayah rawan gempa. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button