Wabup Lombok Tengah Lepas 393 Jemaah Calon Haji Kloter 7
Lombok Tengah (NTBSatu) – Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah, HM. Nursiah melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 7 Embarkasi Lombok menuju tanah suci, pada Rabu, 29 April 2026.
Prosesi pelepasan berlangsung di halaman Masjid Agung Praya, sekaligus sebagai tanda mulainya perjalanan spiritual bagi ratusan warga dari Lombok Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Nursiah mengingatkan para JCH untuk selalu menaati aturan, sekaligus menjaga kesehatan saat berada di tanah suci.
“Jaga kesehatan dan taati aturan di tanah suci agar ibadah dapat dilaksanakan dengan baik,” ujarnya, Rabu, 29 April 2026.
Prioritas Kesehatan dan Kedisiplinan
HM. Nursiah juga mengarahkan agar JCH harus memperhatikan kondisi fisik, karena merupakan faktor kunci dalam menjalankan rukun dan wajib Haji.
Mengingat perbedaan iklim yang ekstrem antara Indonesia dan Arab Saudi, ia meminta jemaah untuk tidak memaksakan diri. Serta, selalu berkoordinasi dengan petugas medis yang mendampingi.
Di samping faktor kesehatan, aspek kedisiplinan terhadap regulasi yang Pemerintah Arab Saudi tetapkan harus menjadi prioritas. Ia mengingatkan agar jemaah selalu menjaga nama baik daerah dan bangsa, dengan mengikuti instruksi dari ketua kloter maupun pembimbing ibadah.
“Kepatuhan terhadap aturan sangat penting, agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan tidak terkendala masalah administratif maupun keamanan di sana,” lanjutnya.
JCH Kloter 7 Embarkasi Lombok terdiri atas berbagai kelompok usia, termasuk jemaah lansia yang harus mendapatkan pengawasan khusus.
Berdasarkan data dari panitia penyelenggara, setelah dilepas dari Masjid Agung Praya, para jemaah selanjutnya transit di Asrama Haji Mataram untuk pemeriksaan dokumen dan kesehatan sebelum ke tanah suci.
Pelepasan berjalan dengan sangat khidmat, terlihat ribuan keluarga jemaah yang tampak memadati area luar masjid sejak pagi hari. Isak tangis harus juga mewarnai keberangkatan bus, yang membawa jemaah saat perlahan meninggalkan kompleks masjid.
Penguatan Layanan Haji
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan Kementerian Haji setempat menyatakan, telah menyiapkan segala sarana pendukung. Mulai dari transportasi hingga pengawalan untuk memastikan keberangkatan sesuai jadwal.
Harapannya, para petugas kloter yang terdiri dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), serta tim medis, bisa bekerja ekstra untuk memantau 393 JCH, terutama saat memasuki puncak Haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Seluruh jemaah dilaporkan dalam kondisi laik terbang dan siap menunaikan ibadah Haji. (Inda)



