OpiniWARGA

‎30 Tahun Jalan Soromandi Rusak, ke Mana NTB Makmur Mendunia

Oleh: Fardila Ar Ketua – Umum Himpunan Mahasiswa Soromandi Mataram

Kondisi jalan provinsi di Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, rusak parah lebih dari 17 kilometer jalan penghubung antara Kabupaten Bima – Dompu.

Kerusakan jalan pantura Soromandi itu, seharusnya menjadi prioritas pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dan Indah Damayanti Putri (Iqbal – Dinda).

Lalu Muhamad Iqbal sering menyampaikan visi – misi menuju NTB Makmur Mendunia. Namun di tengah kondisi jalan Soromandi yang rusak parah hingga 30 tahun berlalu.

‎Alih – alih makmur mendunia yang akan muncul, masyarakat Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, diperhadapkan oleh infrastruktur yang jalan yang rusak parah.

Tentu, rusaknya jalan provinsi itu bentuk kebijakan memiskinkan rakyat, merusak ketahanan pangan dan pariwisata memburuk. Hal itu, justru menampar keinginan mantan Dubes Turki yang ingin mengentaskan kemiskinan ekstrem nol persen di tahun 2027.

Jalan Rusak dan Kecelakaan

Kondisi jalan yang rusak parah itu, tidak hanya membuat maraknya kecelakaan. Justru membuat perputaran ekonomi (distribusi barang dan jasa) masyarakat mandek bahkan memperburuk nasib orang yang sakit ketika melewati jalan rusak menuju rumah sakit. Atau yang lebih buruk bagaimana dengan nasib ibu hamil yang mengharapkan kelahiran anak namun karena jalan rusak bisa keguguran.

Kerusakan infrastruktur jalan Soromandi merupakan permasalahan serius yang memerlukan perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi NTB. Sebagian besar ruas jalan di Kecamatan Soromandi tersebut mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi, mulai dari retakan ringan hingga kerusakan berat berupa lubang dan permukaan yang tidak rata.

Keadaan itu, semakin diperparah oleh faktor cuaca, terutama curah hujan yang tinggi, dan di sisi lain Pemerintah Provinsi NTB terus mengabaikan perbaikan infrastruktur jalan selama waktu 30 tahun di wilayah Kecamatan Soromandi

Upaya perbaikan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi NTB atas kerusakan infrastruktur jalan di Kecamatan Soromandi masih belum ada keputusan secara konkret.

Himpunan Mahasiswa Soromandi (HIMSI) Mataram mengecam keras Gubernur NTB segera merealisasikan perbaikan jalan rusak di wilayah Kecamatan Soromandi.

Kami berharap, janji Gubernur NTB yang tidak bergantung kepada APBD untuk membangun tanah Bumi Gora yang sering dilontarkan dalam janji politiknya tidak menjadi janji kosong.

Gubernur NTB sudah saatnya melobi kebijakan pusat untuk membantu memperbaiki infrastruktur dasar. Apakah Gubernur NTB berbohong dengan isu kedekatannya dengan Presiden Prabowo Subianto?. Kalau kedekatan itu benar seharusnya tidak sulit bagi Lalu Muhamad Iqbal melobi anggara ke presiden. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button