Efek Tragedi Tibu Ijo, Wisata Air Terjun Gunung Sari Mendadak Sepi, UMKM Ikut Terimbas
Lombok Barat (NTBSatu) – Tragedi kematian wisatawan yang terjadi di kawasan wisata Tibu Ijo dan Temburun Nanas, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, beberapa waktu lalu, mulai berdampak luas.
Sejumlah destinasi pemandian di Gunung Sari, kini mengalami penurunan jumlah pengunjung secara drastis. Kondisi ini bahkan dirasakan hingga ke pelaku wisata dan UMKM. Mereka yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas wisata.
Salah satu yang terdampak adalah Air Terjun Tibu Tereng, Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunung Sari. Pengelola setempat, Mustar mengaku, jumlah pengunjung turun signifikan sejak insiden tersebut mencuat.
“Setelah kejadian tibu ijo sama temburun nanas ini mulai agak sepi gitu. Padahal sebelumnya rame,” ujarnya kepada NTBSatu, Minggu 12 April 2026.
Ia menjelaskan, sebelum tragedi itu terjadi, kawasan wisata yang ia kelola terbilang ramai, terutama saat akhir pekan. Bahkan, jumlah kendaraan yang masuk bisa mencapai puluhan dalam sehari.
“Kadang ya paling enggak lah 20 motor sampai 30 motor. Kalau hari minggu biasa kayak gini, sebelum kejadian itu selalu ramai, bahkan sampai penuh parkiran,” katanya.
Mustar menilai, penurunan ini terjadi karena meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan saat berwisata. Meskipun lokasi Tibu Tereng tidak berada dalam jalur yang sama dengan lokasi kejadian.
“Orang banyak yang khawatir dan waspada setelah kejadian itu. Padahal aliran sungai yang kami ini berbeda dan relatif aman. Kami juga selalu mengingatkan pengunjung apabila hujan datang,” jelasnya.
Ia berharap kondisi ini segera pulih dan kepercayaan masyarakat kembali, sehingga aktivitas wisata bisa kembali normal seperti sebelumnya. Selain itu, ia juga mengharapkan pemerintah untuk memperhatikan jalur masuk ke air terjun ini yang cukup rusak.
“Harapannya semoga bisa kembali ramai seperti dulu, dan semua pengunjung tetap selamat. Kalau ke pemerintah, kalau bisa jalan ke wisata ini diperbaiki juga biar pengunjung nyaman,” tutupnya.
Masih Ada Pengunjung Datang
Selain Tibu Tereng, Pemandian Kepor yang sebelumnya selalu ramai, kini juga mulai ditutup. Namun demikian, masih ada pengunjung yang nekat masuk tanpa melalui pengelola resmi.
Sebelumnya, Camat Gunung Sari, Zulkifli, mengungkapkan akan memperketat pengawasan di Tibu Ijo untuk mencegah tragedi berulang.
”Kita akan perkuat lagi dengan imbauan, kerja sama masyarakat, benar-benar untuk menyampaikan bahwa kita menutup,” ujarnya. (Zani)



