Profil Abul Chair, Sekda NTB yang Baru Dilantik Gubernur Iqbal
Mataram (NTBSatu) – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal resmi melantik Abul Chair sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) NTB pada Kamis, 9 April 2026.
Prosesi pelantikan berlangsung di Pendopo Gubernur NTB dengan kehadiran Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda, serta jajaran pejabat eselon II lingkup Pemprov NTB.
Dalam agenda pelantikan, Gubernur Iqbal membacakan Keputusan Presiden Nomor: 29/TPA/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan Pimpinan Tinggi Madya lingkup Pemprov NTB. Keputusan tersebut menetapkan Abul Chair sebagai Sekda NTB yang baru.
Setelah pembacaan surat keputusan, prosesi berlanjut dengan pengucapan sumpah jabatan sebagai bentuk komitmen menjalankan amanah pemerintahan.
Iqbal menyampaikan harapan besar kepada pejabat yang baru saja menerima jabatan strategis tersebut. “Semoga Sekda terpilih bisa menjalankan tugas dan membantu pemerintah dengan baik,” kata Iqbal usai membacakan SK pelantikan.
Siapa Abul Chair?
Nama Abul Chair, Ak., menarik perhatian publik sejak proses seleksi Calon Sekda NTB berlangsung. Ia termasuk satu dari dua pejabat luar daerah yang berhasil lolos tahap administrasi.
Meski lahir di Sumenep, Jawa Timur, Abul Chair memiliki garis keturunan NTB karena statusnya sebagai cucu Gubernur pertama NTB, Raden Ario Muhammad Ruslan Tjakraningrat.
Karier Abul Chair menunjukkan pengalaman panjang dalam dunia birokrasi, khususnya pada sektor pengawasan keuangan negara. Ia mengawali dan menjalani pengabdian di berbagai wilayah Indonesia timur, mulai dari Papua, Nusa Tenggara Timur, hingga Sulawesi Utara.
Pengalaman lintas daerah tersebut membentuk kemampuan kepemimpinan serta memperkuat kapasitas manajerialnya dalam menghadapi berbagai tantangan pemerintahan.
Sebelumnya, Abul Chair menjabat sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur sejak Januari 2023.
Ia mengemban posisi tersebut setelah menggantikan Alexander Rubi Satyoadi berdasarkan SK Kepala BPKP Nomor: KP.01.03/KEP-523/K/SU/2022. Jabatan ini memperlihatkan kepercayaan besar terhadap kompetensinya dalam mengawal tata kelola keuangan negara.
Dari sisi akademik, Abul Chair memiliki dasar pendidikan kuat pada bidang akuntansi. Ia menyelesaikan pendidikan Diploma III Akuntansi di Universitas Jember pada 20 Februari 1992. Ia kemudian melanjutkan pendidikan akuntansi pada 9 November 1994 dan menuntaskan jenjang Sarjana/D-IV Akuntansi pada 11 Desember 2000.
Kombinasi pendidikan serta pengalaman panjang dalam pengawasan keuangan menjadikannya figur yang memiliki daya saing kuat dalam mengemban jabatan Sekda NTB. (*)



