Usung 10 Program Prioritas, Advokat Ratih Maju Calon Ketua PERADI SAI Mataram
Mataram (NTBSatu) – Advokat muda, Ratih Mutiara Louk Fanggi, S.H., M.H., resmi mendaftar sebagai calon Ketua DPC PERADI SAI Mataram periode 2026–2030, Senin, 30 Maret 2026 di sekretariat organisasi tersebut di Kota Mataram.
Dalam kesempatan itu, Ratih datang didampingi puluhan tim pemenangan yang tampil kompak mengenakan kemeja putih.
Alumni Universitas Mataram tersebut maju dengan mengusung visi besar “PERADI SAI Mataram #MANTAP”, sebagai arah baru pembenahan organisasi advokat di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Visi tersebut menekankan terwujudnya organisasi advokat yang berintegritas, profesional, dan berwibawa, serta mampu memberikan pelayanan hukum yang modern dan berkualitas. Baik bagi anggota maupun masyarakat.
Untuk merealisasikan visi itu, Ratih merumuskan enam misi utama dalam akronim “MANTAP”. Yakni Modern, Akuntabel, Networking, Transparan, Akomodatif, dan Progresif.
Misi tersebut mencakup penguatan sistem berbasis teknologi. Kemudian, tata kelola keuangan yang transparan, perluasan jejaring kelembagaan, hingga peningkatan kualitas layanan hukum.
Ketua Tim Pemenangan, Endri Susanto, S.H., M.H., menegaskan, konsep “MANTAP” bukan sekadar slogan. Melainkan fondasi program kerja yang konkret dan terukur.
“Ini bukan hanya visi, tetapi arah kerja yang jelas. Semua program tersusun untuk menjawab kebutuhan anggota dan memperkuat peran advokat di tengah masyarakat,” ujarnya.
10 Program Prioritas
Sebagai implementasi visi dan misi tersebut, Ratih menawarkan 10 program prioritas. Program itu meliputi pembentukan sekretariat mandiri dan representatif, reformasi keuangan organisasi yang transparan dan akuntabel. Juga peningkatan kapasitas advokat melalui pelatihan, bootcamp litigasi dan nonlitigasi hingga workshop berkelanjutan.
Selain itu, program “PERADI Care” difokuskan pada pembinaan dan mentoring advokat muda. Termasuk penyediaan klinik konsultasi internal serta kemudahan layanan administrasi. Ia juga menyiapkan program beasiswa dan apresiasi bagi anggota berprestasi, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia.
Di sisi eksternal, program “PERADI Watch” hadir sebagai ruang diskusi dan seminar hukum berkala untuk merespons dinamika hukum yang berkembang. Pengembangan dan pemekaran organisasi juga menjadi perhatian guna memperluas akses dan partisipasi anggota.
“Tak kalah penting, pembentukan Pusat Bantuan Hukum (PBH). Itu menjadi salah satu prioritas untuk memberikan layanan hukum bagi masyarakat kurang mampu sekaligus memperkuat peran sosial advokat,” jelas Endri.
Digitalisasi organisasi turut menjadi fokus melalui penguatan media sosial, penyediaan konten edukasi hukum, serta transparansi kegiatan organisasi.
Selain itu, Ratih juga akan melakukan penguatan jejaring dan kemitraan dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan lembaga penegak hukum. Tujuannya, agar mampu meningkatkan eksistensi organisasi.
Menurut Endri, keseluruhan program tersebut menunjukkan keseriusan Ratih dalam membawa perubahan nyata. “Komitmennya jelas, bagaimana organisasi ini menjadi modern, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anggota maupun masyarakat,” tegasnya.
Dengan visi “MANTAP” dan 10 program prioritas tersebut, Ratih optimistis mampu membawa PERADI SAI Mataram menjadi organisasi advokat yang lebih progresif, inklusif, dan adaptif di era modern.
Profil Singkat
Ratih Mutiara Louk Fanggi terkenal sebagai pengacara muda di NTB yang aktif dalam dunia hukum dan organisasi. Dengan latar belakang pendidikan hukum serta pengalaman profesional yang beragam, ia konsisten mengawal berbagai kebijakan publik di daerah.
Dalam perjalanan kariernya, Ratih telah menangani berbagai perkara hukum. Ia menjabat sebagai Direktur Lombok Law Firm sejak 2018, serta Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Organon di Mataram.
Ia juga aktif sebagai praktisi hukum di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB, termasuk sebagai pengacara gubernur. Dari sisi akademik, Ratih menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum pada 2016 dan Magister Hukum pada 2020 di Universitas Mataram (Unram).
Selain itu, ia juga aktif berorganisasi, di antaranya pernah menjabat sebagai Wakil Ketua II DPC PERADI SAI Mataram periode 2021–2026. (*)



