Sidak Hari Pertama Sekolah, Dinas Dikpora NTB Soroti Kebersihan dan Disiplin Siswa
Mataram (NTBSatu) – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB menaruh perhatian serius pada kedisiplinan siswa dan kebersihan lingkungan sekolah, pada hari pertama masuk sekolah pasca libur Lebaran.
Melalui serangkaian inspeksi mendadak (sidak), Dinas Dikpora NTB mendorong seluruh warga sekolah mendukung gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Serta, menerapkan 7 kebiasaan anak NTB yang Sehat dan Cerdas.
Kepala Cabang Dinas Dikpora NTB Wilayah 1, Purni Susanto menjelaskan, timnya memantau sekolah secara serentak dengan membagi personel ke beberapa kelompok untuk menjangkau sekitar 9 hingga 10 sekolah di Mataram dan Lombok Barat.
“Tadi pagi kami membagi tim. Tim Pak Kadis mengunjungi SMAN 4 Mataram, SMAN 2 Labuapi, dan SMAN 8 Mataram. Sementara tim Kantor Cabang menyisir wilayah utara, seperti SMAN Gunungsari, SMAN Batulayar, hingga SMK Batulayar,” ujarnya kepada NTBSatu, Senin, 30 Maret 2026.
Purni menambahkan, koordinasi di lapangan terus pihaknya perkuat agar seluruh warga sekolah menjalankan instruksi pimpinan. Namun, ia menilai hasil pantauan menunjukkan kondisi yang kurang memuaskan sehingga kepala dinas (kadis) melakukan evaluasi tajam.
“Pak Kadis merasa kurang puas. Kami masih menemukan rumput tinggi, sampah berserakan, serta toilet yang kotor dan berlumpur,” jelasnya.
Nilai Pengawasan Guru Lemah
Selain masalah kebersihan, tim sidak menemukan pelanggaran disiplin yang mencolok, termasuk puntung rokok di lingkungan sekolah dan di dalam toilet siswa perempuan. Purni memberikan catatan khusus tentang lemahnya pengawasan guru terhadap aktivitas siswa selama jam sekolah.
“Saat apel berlangsung, kita temukan banyak siswa bersembunyi di belakang sekolah untuk bermain HP tanpa pengawasan guru. Pak Kadis menekankan, penggunaan HP yang tidak terkontrol dapat menurunkan ketangkasan dan IQ siswa,” tegas Purni.
Pihaknya juga menginstruksikan kepala sekolah segera membina tenaga pendidik yang tidak disiplin. “Sekolah harus membuat berita acara pembinaan bagi guru yang tidak hadir atau terlambat. Besok, Pak Kadis akan melanjutkan sidak ke sekolah lain karena temuan hari ini tidak memuaskan,” tambahnya.
Sidak ini menunjukkan perhatian serius Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga NTB untuk memastikan penerapan standar kebersihan, disiplin, dan pengawasan siswa di seluruh sekolah di wilayah NTB.
“Kami ingin semua sekolah bersih, disiplin, dan siswa terawasi dengan baik. Penggunaan HP harus mendukung proses belajar,” tutupnya. (*)



