Tradisi Ziarah Makam Tuan Guru Jelang Idulfitri di Lombok
Mataram (NTBSatu) – Menjelang Hari Raya Idulfitri, masyarakat di Pulau Lombok memiliki tradisi ziarah makam keluarga maupun para ulama yang dikenal sebagai tuan guru.
Tradisi ini biasanya dilakukan pada hari-hari terakhir bulan Ramadan sebagai bentuk doa, penghormatan, sekaligus mengenang jasa para ulama dalam menyebarkan Islam di Lombok.
Warga biasanya datang bersama keluarga atau jemaah untuk membersihkan makam, menabur bunga, serta membaca tahlil dan doa. Di beberapa lokasi, peziarah bahkan datang dari berbagai kabupaten di Lombok.
Berikut sejumlah makam ulama dan tokoh yang sering masyarakat Lombok kunjungi menjelang Idulfitri:
1. Makam TGH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Makam pendiri organisasi Islam terbesar di Lombok, Nahdlatul Wathan, berada di kompleks Masjid Hubbul Wathan Islamic Center. Tokoh yang dikenal sebagai Maulana Syaikh ini memiliki pengaruh besar dalam pendidikan dan dakwah Islam di Nusa Tenggara Barat. Menjelang Ramadan dan Idulfitri, ribuan jamaah biasanya datang berziarah.
2. Makam TGH Lopan
Ulama kharismatik asal Lombok Timur ini memiliki banyak jamaah dan santri. Makam beliau sering masyarakat kunjungi untuk membaca doa dan mengenang jasa beliau dalam mengembangkan dakwah Islam di wilayah tersebut.
3. Makam TGH Ali Batu
Makam ulama yang cukup berpengaruh di Lombok Tengah ini juga sering para peziarah datangi. Banyak masyarakat datang untuk mendoakan, serta mengenang peran beliau dalam membina umat.
4. Makam TGH Saleh Hambali
Tokoh ulama yang dikenal luas dalam dunia pendidikan Islam di Lombok ini juga menjadi salah satu tujuan ziarah masyarakat, khususnya para santri dan alumni pesantren.
5. Makam Tuan Guru di Jerowaru
Di wilayah Jerowaru, masyarakat juga memiliki tradisi ziarah ke makam para tuan guru yang pernah berdakwah dan mengajar di daerah tersebut. Makam para ulama lokal di kawasan Jerowaru sering warga dari desa-desa sekitar kunjungi untuk membaca doa dan tahlil menjelang Lebaran.
Tradisi ini menunjukkan, kuatnya penghormatan masyarakat Lombok terhadap para ulama yang berjasa dalam pendidikan agama dan pembinaan umat.
6. Makam Loang Baloq
Selain makam para tuan guru, masyarakat juga banyak berziarah ke makam tokoh penyebar Islam di Lombok yang berada di kawasan Ampenan, Kota Mataram. Kompleks makam ini menjadi salah satu situs religi yang cukup ramai peziarah kunjungi.
7. Makam Batu Layar
Makam yang berada di Lombok Barat ini juga menjadi salah satu tujuan ziarah masyarakat. Lokasinya yang berada di kawasan pesisir membuat tempat ini menjadi situs religi dan sejarah.
Tradisi ziarah makam menjelang Idulfitri telah berlangsung secara turun-temurun di Lombok. Selain sebagai bentuk doa bagi orang yang telah meninggal, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat akan jasa para ulama dan tokoh agama dalam membangun kehidupan keagamaan di Pulau Lombok.
Tidak jarang, ziarah makam juga menjadi momen berkumpul keluarga sebelum merayakan Hari Raya Idulfitri bersama. Bagi masyarakat Lombok, tradisi ini menjadi bagian dari budaya religius yang terus dijaga hingga kini. (*)



