Mengenal Wisata Bukit Lahila, Harmoni Alam dan Misteri yang Memikat
Mataram (NTBSatu) – Bukit Lahila menjadi spot wisata baru di Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima. Tempat ini menawarkan perpaduan antara pemandangan lembah dan narasi legenda lokal yang kuat.
Meski masih termasuk wisata musiman, Bukit Lahila tetap menjadi primadona. Biasanya saat musim hujan, para pengunjung akan melihat pemandangan magis, hamparan hijau dengan kabut tebal.
Ketua Komunitas Kampoeng Lahila, Agus Bahri Rahman mengungkapkan, waktu terbaik untuk mengunjungi Bukit Lahila.
“Wisata Lahila ini kan wisata musiman, paling ramai itu ya saat-saat hujan gini. Saat menanam, musim tani gini rame karena mereka kan biasanya ngejar kabut,” katanya kepada NTBSatu, Jumat, 20 Februari 2025.
Agus juga menceritakan asal usul nama Lahila, merujuk pada nama seorang gadis desa yang menghilang secara misterius di sekitar lokasi wisata.
Agus mengatakan, jika titik fokus pengunjung dulu untuk melihat jejak telapak kaki yang dipercaya milik Lahila. Nuansa mistis tidak pernah terlupakan, meski kini terkenal dengan keindahan alamnya.
Selain jejak telapak kaki, area sekitar sungai yang masyarakat percaya sebagai tempat mandi Lahila juga masih tetap terjaga sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi.
Agus menyarankan, para pengunjung yang mencari momen terbaik untuk datang antara pukul 16.00 hingga 18.00 Wita saat langit berubah warna menjadi keemasan.
Setiap tahun, Bukit Lahila selalu mendapat tambahan fasilitas. Mulai dari jembatan tempat foto, area parkir yang dapat mobil akses, toilet umum, hingga camping ground.
Selain itu, kehadiran spot wisata baru di Bima ini membidik para pelaku UMKM untuk berkontribusi dan meningkatkan perekonomian mereka.
“Saya ingin tempat Lahila ini ramai dikenal orang-orang di luar desa, bahkan mancanegara dan juga membantu pelaku UMKM sekitar,” tambahnya. (Inda)



