Pemkab Lombok Barat Salurkan Ribuan Paket Bantuan Bencana
Lombok Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat melalui Dinas Sosial, terus menunjukkan kehadirannya di tengah masyarakat terdampak bencana.
Sejak beberapa hari terakhir, ribuan paket bantuan disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak di berbagai kecamatan. Hal ini sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah.
Kepala Dinas Sosial Lombok Barat, Arief Suryawirawan menyampaikan, penyaluran bantuan telah menjangkau banyak titik terdampak bencana di wilayah pesisir maupun daratan.
“Penyaluran bantuan sudah kami lakukan di beberapa lokasi. Di antaranya Sekotong Tengah, Belongas, Pengantap, Perampuan, Taman Ayu, Karang Bongkot. Meninting, Sekotong Barat, Senteluk hingga Batu Layar,” ujar Arief kepada NTBSatu, Senin, 26 Januari 2026.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan bersumber dari berbagai pihak. Mulai dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Pemerintah Provinsi NTB hingga Kementerian Sosial RI.
Seluruh bantuan tersebut untuk meringankan beban warga yang terdampak cuaca ekstrem dan bencana alam dalam beberapa waktu terakhir.
“Pemerintah hadir pada setiap kejadian bencana. Semoga bantuan ini bisa membantu dan meringankan beban masyarakat, terutama warga yang terdampak langsung,” katanya.
Apresiasi Desa Terdampak
Salah satu desa penerima bantuan, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah.
Kepala Desa (Kades) Taman Ayu, M. Tajudin mengatakan, bantuan sangat dirasakan manfaatnya oleh warga. Khususnya, nelayan yang saat ini belum bisa melaut akibat cuaca buruk.
“Alhamdulillah, Pemerintah Lombok Barat sudah berkunjung langsung ke warga kami, khususnya nelayan di Dusun Taman. Terutama RT 2 yang rumahnya berada di pinggir laut,” ujar Tajudin kepada NTBSatu, Senin, 26 Januari 2026.
Ia menyebutkan, jumlah penerima manfaat di desanya mencapai sekitar 150 kepala keluarga. Bantuan berupa paket sembako, makanan untuk anak-anak, terpal, tikar, serta perlengkapan lain yang warga pesisir butuhkan.
“Bantuan ini sangat membantu masyarakat kami, terutama nelayan yang belum bisa melaut di tengah ketidakpastian cuaca. Kondisi ini tentu berdampak langsung pada penghasilan mereka,” jelasnya.
Selain bantuan sosial, Tajudin juga menyampaikan, pemerintah desa sempat berdiskusi dengan jajaran Pemkab Lombok Barat terkait persoalan abrasi pantai yang semakin mengkhawatirkan.
Menurutnya, abrasi tidak hanya menggerus bibir pantai, tetapi juga tanah warga dan merobohkan sejumlah pohon pelindung.
“Kami berharap ke depan ada solusi jangka panjang. Seperti, pembangunan breakwater (pemecah gelombang, red) dan evaluasi pembangunan di kawasan pesisir, khususnya di Desa Taman,” tambahnya.
Pemkab Lombok Barat memastikan, penyaluran bantuan akan terus dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kondisi lapangan, sembari berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait. (Zani)



