Cek Fakta! Pendaftaran CPNS Kemenkes 2026 Resmi Dibuka
Mataram (NTBSatu) – Media sosial kembali ramai oleh unggahan yang mengklaim pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026, pada lingkungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Informasi beserta tautan yang mengklaim akses pendaftaran CPNS Kemenkes 2026 muncul melalui unggahan akun Facebook bernama Nina Hariyuniawati pada Januari 2026.
“Resmi! Seleksi Kemenkes tahun 2026. Dibuka pendaftaran online Kementerian Kesehatan RI 2026,” tulis akun Facebook Nina Hariyuniawati.
Ia menambahkan, pendaftaran menargetkan lulusan SMA, SMK, D3, hingga S1 dengan rentang waktu pendaftaran pada 12 Januari hingga 28 Februari 2026.
Unggahan tersebut juga mencantumkan banyak formasi tenaga kesehatan, mulai dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, ahli teknologi laboratorium medik, bidan, dietisien, dan epidemiolog.
Selain itu, tenaga teknis kefarmasian, apoteker, radiografer, perekam medis, ahli gizi, elektromedis, psikolog klinis, hingga tenaga kesehatan lingkungan.
Narasi itu memperkuat klaim dengan kalimat ajakan yang menyebut, Kemenkes kembali mencari talenta muda untuk bergabung pada tahun 2026.
“Kemenkes RI kembali memanggil para talenta muda untuk bergabung jadi insan Kemenkes melalui seleksi lowongan kerja tahun 2026,” tambahnya.
Klaim tersebut mendorong masyarakat untuk membuka tautan yang tersedia. Laman itu meminta pengunjung mengisi nama lengkap, alamat, serta nomor Telegram sebagai syarat pendaftaran awal.
Hasil Penelusuran
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan tidak ada pembukaan rekrutmen CPNS 2026, baik pada lingkungan Kementerian Kesehatan maupun instansi pemerintah lainnya.
Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh secara langsung membantah informasi yang beredar luas di media sosial. “Belum ada pembukaan tes CPNS. Itu hoaks ya,” kata Zudan, mengutip Kompas.com pada Jumat, 23 Januari 2026.
Zudan juga menegaskan, tautan pendaftaran yang tersebar tidak berasal dari BKN. Menurutnya, laman tersebut sengaja memancing masyarakat agar menyerahkan data pribadi. “Itu bukan dari BKN,” tuturnya.
BKN mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap tautan mencurigakan yang mengatasnamakan seleksi CPNS.
Modus tersebut masuk dalam kategori phishing atau upaya pencurian data pribadi. Masyarakat perlu menghindari klik tautan tidak resmi, serta tidak mengisi data apa pun pada laman semacam itu.
Kesimpulannya, klaim pembukaan pendaftaran CPNS Kemenkes 2026 yang beredar melalui media sosial tidak benar. Pemerintah belum menjalankan proses rekrutmen CPNS 2026. Tautan yang beredar bukan milik BKN dan berpotensi membahayakan keamanan data pribadi masyarakat. (*)



