Pemerintahan

Sidak Pangan Jelang Ramadan, Pemprov NTB Pastikan Stok Aman dan Harga Terkendali

Mataram (NTBSatu) – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemprov NTB, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua tempat. Gudang Bulog, Dasan Cermen, Kota Mataram dan distributor telur PT. Baling-Baling Bambu, Rabu, 21 Januari 2026. 

Sidak ini memastikan ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan jelang Ramadan 1447 Hijriah hingga Idulfitri dan Iduladha 2026. 

Pemantauan diawali di Gudang Bulog NTB, Dasan Cermen. Dari hasil peninjauan, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Moh. Faozal menegaskan, cadangan beras di NTB dalam kondisi sangat aman. Sehingga, mengimbau masyarakat tidak panik dengan melakukan pembelian berlebihan.

“Alhamdulillah stok beras kita sangat aman hingga enam bulan ke depan,” kata Faozal.

IKLAN

Selain beras, TPID Pemprov NTB juga memantau ketersediaan protein hewani dengan meninjau PT. Baling-Baling Bambu di Bertais. Sebagai distributor telur di NTB. 

“Dari hasil koordinasi, stok telur dan daging ayam menjelang Ramadan dipastikan dalam kondisi terkendali,” ujarnya. 

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, Bulog, dan pelaku usaha dalam menjaga stabilitas pasokan sekaligus melindungi petani dan peternak lokal. Upaya tersebut mencakup penyerapan gabah petani secara optimal serta dukungan terhadap ketersediaan pakan ternak.

“Kita memiliki potensi besar untuk swasembada pakan ternak ayam karena bahan baku, terutama jagung, sangat melimpah. Pemerintah akan membantu kelancaran distribusi pasar, khususnya telur yang masa simpannya relatif singkat, agar harga tetap stabil dan peternak terlindungi,” katanya.

Imbau Masyarakat Bijak Berbelanja

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda NTB, Izzudin Mahili mengatakan, memastikan pasokan komoditas pangan strategis di Provinsi NTB dalam kondisi aman dan mencukupi. 

“Rantai pasok berjalan dengan baik, dan distribusi kepada masyarakat tidak mengalami kendala berarti. Kondisi ini menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen,” jelasnya. 

Meski demikian, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat NTB agar tetap tenang dan bijak dalam berbelanja. Warga didorong membeli sesuai dengan kebutuhan rumah tangga. 

“Tidak perlu melakukan pembelian berlebihan karena ketersediaan barang terjamin dan pemerintah daerah bersama TPID terus melakukan pengawasan secara berkala,” ujarnya. 

Ia juga mengajak media untuk terus berperan aktif menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan menenangkan kepada masyarakat. 

“Informasi yang benar sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi daerah selama Ramadan dan Idulfitri,” tutupnya. (*)

Muhammad Yamin

Jurnalis NTBSatu

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button