Empat Sekolah di Sumbawa Berpeluang Raih Predikat Adiwiyata Nasional
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Empat sekolah di Kabupaten Sumbawa yang telah meraih predikat Adiwiyata Kabupaten 2025, berpeluang meraih prestasi di kancah nasional.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Bitongo menjelaskan, berdasarkan SK Bupati Sumbawa Nomor 1591 Tahun 2025, empat sekolah yang menerima penghargaan tersebut adalah SDN 4 Utan, SDN 2 Karang Jati, SDN 6 Sumbawa, dan SDN 1 Lape.
Terbukanya peluang ini menyusul diterbitkannya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2025 tentang penyelenggaraan Program Adiwiyata.
“Regulasi baru ini memungkinkan sekolah peraih predikat tingkat kabupaten untuk langsung mengikuti penilaian tingkat nasional. Tanpa harus melalui seleksi tingkat provinsi lagi,” ungkap Pipin, Rabu, 31 Desember 2025.
Menurutnya, perubahan regulasi tersebut menghapus aturan lama, yaitu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 52 dan 53 Tahun 2019. Isinya, mewajibkan penilaian berjenjang predikat Adiwiyata.
Ia berharap, kemudahan birokrasi baru ini dapat memicu semangat sekolah-sekolah di Sumbawa untuk meningkatkan jumlah predikat Adiwiyata Nasional dari tahun ke tahun.
Sekolah Penerima Adiwiyata Kabupaten dan Provinsi
Pipin memberikan apresiasi kepada sekolah yang telah menembus level lebih tinggi pada tahun 2025. Di antaranya, SMPN 3 Sumbawa dan SMPN 1 Empang yang meraih Adiwiyata Nasional.
Selain itu, enam sekolah lainnya yang berhasil mengamankan predikat Adiwiyata Provinsi. Keenam sekolah tersebut, yakni SDN 14 dan 1 Moyo, SDN Selang, SMPN 1 Labuhan Badas, SMPN 1 Utan, dan SMAN 1 Sumbawa.
Pipin menekankan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras kolektif dalam meningkatkan perilaku ramah lingkungan di lingkungan sekolah.
Ia mengingatkan agar budaya peduli lingkungan ini menjadi karakter permanen, bukan sekedar aktivitas sesaat untuk mengejar penghargaan.
“Kami ingin perilaku ramah lingkungan ini berlangsung secara terus menerus dan tidak hanya saat penilaian saja. Harapan kami ini bisa menjadi karakter dan budaya yang melekat pada setiap warga sekolah,” harapnya.
Pipin menambahkan, pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan teknis agar sekolah-sekolah di Sumbawa siap menghadapi standar penilaian nasional yang lebih kompetitif.
“Pemerintah berkomitmen memperkuat pembinaan agar kualitas lingkungan di sekolah semakin meningkat. Sehingga, target bertambahnya jumlah Sekolah Adiwiyata Nasional dapat kita wujudkan bersama,” tutupnya. (*)



