ADVERTORIALPendidikan

Perkuat Produksi dan Pemasaran Digital, Kolaborasi Unram – UTM Siapkan UMKM Kopi Lombok Utara Tembus Pasar Modern

Mataram (NTBSatu) – Tim dosen dari Universitas Mataram (Unram) dan Universitas Teknologi Mataram (UTM), berkolaborasi memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Lombok Utara. Pemberdayaan ini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Program ini bertajuk “Pengembangan Usaha Mikro Kedai Kopi Titik Anggur: Optimalisasi Produksi Kopi dan Pemasaran Digital untuk Memperluas Pasar”.

Sasaran program ini adalah Kedai Kopi Titik Anggur di Desa Sesait, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tujuannya, meningkatkan manajemen produksi dan memperluas jangkauan pasar melalui digitalisasi.

Program ini merupakan kolaborasi dua perguruan tinggi dengan pendanaan hibah dari DPPM Kemendiktisaintek Tahun Anggaran 2025, oleh tim LPPM Unram.

Pengabdian kepada masyarakat Dosen Unram UTM
Tim dosen dari Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Unram saat memberikan pelatihan. Foto: Dokumen pribadi

Ketua Tim PkM, Lale Puspita Kembang, M.M., dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unram menjelaskan, tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan daya saing mitra.

IKLAN

“Kami ingin Kopi Titik Anggur tidak hanya unggul dalam kualitas produk. Tetapi juga mahir dalam memasarkannya secara online,” ujar Lale, Kamis, 31 Juli 2025.

“Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada DPPM Kemendiktisaintek yang telah memberikan dana hibah. Sehingga kegiatan PkM ini dapat berlangsung dengan baik,” tambahnya.

Pelatihan Komprehensif dari Hulu ke Hilir

Fokus utama dari program PkM yang berlangsung intensif selama Juni-Juli 2025 ini terletak pada dua pilar pelatihan yang saling melengkapi. Yakni penguatan proses produksi dan akselerasi pemasaran digital.

Pada pilar pertama, pelatihan manajemen produksi yang dipandu oleh Lale Puspita Kembang, M.M., dan Dewi Rispawati, M.M., dari FEB Unram menyentuh aspek hulu hingga hilir.

Para peserta diajarkan pentingnya Standar Operasional Prosedur (SOP). Mulai dari pemilihan biji kopi lokal berkualitas, teknik penyangraian (roasting) yang konsisten, hingga metode pengemasan produk bubuk yang higienis dan menarik.

IKLAN

Selain itu, mereka juga dibekali ilmu manajemen usaha dasar, seperti cara menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) untuk memastikan keberlanjutan bisnis.

Pengabdian kepada Masyarakat Dosen UTM Unram
Tim dosen dari Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi UTM saat memberikan pelatihan. Foto: Dokumen pribadi

Sementara itu, pada pilar kedua, Lalu Delsi Samsumar, M.Eng., dari Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi UTM memimpin pelatihan teknologi informasi yang berfokus pada pemasaran digital.

Pelatihan ini bersifat sangat praktis, mencakup cara membuat konten visual yang ‘berbicara’. Peserta dilatih teknik fotografi produk menggunakan kamera ponsel, membuat video pendek untuk Instagram Reels atau TikTok. Serta, menulis narasi (copywriting) yang mampu memikat calon pembeli.

Lebih lanjut, pendampingan juga untuk mengelola berbagai platform digital secara aktif. Mulai dari optimalisasi akun media sosial bisnis, pengisian konten di website, hingga cara mendaftarkan dan menjual produk di marketplace (e-commerce).

Pemilik Kedai Kopi Titik Anggur Desa Sesait, KLU, Wisnu Supangga menyambut baik pendampingan komprehensif ini. Ia berharap produknya, baik berupa kopi bubuk kemasan maupun kopi siap saji, dapat menjangkau pasar yang lebih besar di luar Lombok Utara. (*)

Berita Terkait

Back to top button