Ekonomi BisnisHEADLINE NEWS

Harga BBM di NTB per 1 April 2026 Tetap Stabil, Berikut Daftarnya

Mataram (NTBSatu) – PT Pertamina (Persero) memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Rabu, 1 April 2026 tetap stabil tanpa kenaikan, termasuk untuk wilayah NTB. Kepastian ini memberi kejelasan bagi masyarakat yang sebelumnya menunggu kemungkinan penyesuaian harga awal bulan.

“PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga (PPN) menegaskan, tidak terdapat penyesuaian harga BBM di SPBU Pertamina per 1 April 2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah terkait harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi,” tulis manajemen Pertamina, mengutip Instagram @pertaminapatraniaga pada Rabu, 1 April 2026.

IKLAN

Berdasarkan data harga terbaru April 2026, seluruh jenis BBM baik kategori subsidi maupun nonsubsidi, masih berada pada level yang sama seperti bulan sebelumnya. Produk dalam Pertamax Series maupun Dex Series tidak mengalami perubahan harga.

Kondisi ini menandakan pemerintah bersama Pertamina memilih menjaga stabilitas harga energi pada tengah tekanan global.

Langkah tersebut mengikuti arahan pemerintah yang mempertimbangkan lonjakan harga minyak dunia. Harga minyak global sempat menembus angka US$100 per barel akibat konflik geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Situasi tersebut biasanya mendorong kenaikan harga BBM, namun kali ini pemerintah mengambil kebijakan berbeda demi menjaga daya beli masyarakat.

Informasi pada laman resmi Pertamina juga menunjukkan harga BBM per 1 April 2026 masih sama seperti periode sebelumnya.

Harga BBM di NTB April 2026

Melansir laman resmi Pertamina pada Rabu, 1 April 2026, berikut rincian harga BBM yang berlaku untuk wilayah NTB:

  • Pertalite: Rp10.000 per liter;
  • Pertamax: Rp12.300 per liter;
  • Pertamax Turbo: Rp13.100 per liter;
  • Dexlite: Rp14.200 per liter;
  • Pertamina Dex: Rp14.500 per liter;
  • Solar: Rp6.800 per liter.

Daftar tersebut menjadi acuan resmi bagi masyarakat NTB saat melakukan pembelian BBM pada SPBU Pertamina.

Pertamina juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya. Informasi yang tidak akurat berpotensi memicu kepanikan dan aksi pembelian berlebihan.

“Sejalan dengan kebijakan tersebut, Pertamina mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan dalam jumlah yang wajar. Masyarakat juga diimbau untuk tidak terpengaruh informasi yang dapat memicu panic buying serta bersama-sama menjaga situasi kondusif,” tutupnya.

Dengan kebijakan ini, stabilitas harga BBM pada awal April 2026 diharapkan mampu menjaga aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan lancar tanpa tekanan tambahan dari sektor energi. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button