Lombok Timur

Warga Lotim Rusak Dapur MBG karena Diduga Gunakan Tanah Wakaf

Mereka mengkhawatirkan aktivitas produksi dan limbah dapur berpotensi menimbulkan persoalan kebersihan, serta kesehatan bagi siswa.

Selain itu, warga juga menyoroti dugaan perubahan fungsi sejumlah ruang kelas untuk mendukung operasional program tersebut.

Mereka meminta agar dapur MBG dipindahkan ke lokasi lain yang tidak berada di atas tanah wakaf maupun di dalam lingkungan sekolah.

Perwakilan masyarakat menegaskan, tanah wakaf seharusnya dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan tidak digunakan untuk kepentingan yang dinilai menguntungkan kelompok atau oknum tertentu.

“Kami menuntut agar dapur MBG keluar dari lingkungan sekolah. Karena dikhawatirkan mengganggu aktivitas belajar siswa, limbah dapur juga dapat menyebabkan timbulnya masalah kesehatan pada siswa,” kata salah satu perwakilan masyarakat.

Hingga berita ini terbit, Polres Lombok Timur menyebut telah menerima laporan dan mulai melakukan penyelidikan terkait aksi perusakan tersebut.

“Laporannya sudah kami terima tadi malam,” kata Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman. (*)

Laman sebelumnya 1 2

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button