Sumbawa

Oprit Jembatan Samota III Amblas, Pemkab Sumbawa Desak Pemerintah Pusat Segera Turun Tangan

“Penanganan awalnya tidak mungkin pemerintah daerah, karena pembangunan jembatan ini menggunakan anggaran APBN,” jelasnya.

Karena itu, Pemkab Sumbawa memastikan segera menyampaikan laporan resmi kepada Pemerintah Pusat agar langkah penanganan secepat mungkin.

Wabup Ansori menilai, kondisi ini harus menjadi perhatian serius mengingat fungsi strategis jembatan sebagai jalur distribusi hasil pertanian masyarakat.

“Kita perlu segera melaporkan ke pemerintah pusat melalui kementerian terkait agar bisa segera ditangani,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlambatan penanganan berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat. Terutama, menjelang musim panen jagung yang perkiraannya berlangsung dalam waktu dekat.

“Jalan ini merupakan akses utama pengangkutan hasil panen jagung. Kalau tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan menghambat mobilitas kendaraan pengangkut hasil pertanian warga,” tambahnya.

Sebagai informasi, oprit merupakan bagian penting yang berfungsi menghubungkan badan jalan dengan struktur utama jembatan. Kerusakan pada bagian ini berisiko menurunkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan jika tidak segera ada perbaikan.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat dan pengendara agar tetap berhati-hati saat melintas, sembari menunggu tindak lanjut dari Pemerintah Pusat. (Marwah)

Laman sebelumnya 1 2

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button