Rumah Singgah Baznas NTB di Denpasar Jadi Prioritas Layanan Kesehatan Sesuai Arahan Gubernur NTB
Selain itu, terdapat pasien yang telah menempati rumah singgah selama lebih dari tiga bulan karena harus menjalani kontrol rutin, pasien dengan penyakit bocor jantung, hingga pasien asal Pulau Sumbawa yang menjalani pengobatan lanjutan di RSUP Sanglah.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Baznas NTB menegaskan komitmen lembaganya untuk terus memperluas manfaat zakat di sektor kesehatan.
“Selama zakat umat masih kami kelola, kami akan pastikan dana tersebut kembali kepada umat dalam bentuk program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan dasar, termasuk kesehatan dan kemanusiaan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan zakat.
“Amanah muzakki adalah tanggung jawab besar bagi kami. Karena itu Baznas NTB berkomitmen mengelola zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Melalui program Rumah Singgah Baznas NTB di Denpasar, Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat terus berupaya menjadi jembatan harapan bagi masyarakat NTB yang tengah berjuang melawan penyakit, sekaligus memastikan bahwa zakat benar-benar hadir sebagai solusi nyata bagi kemanusiaan. (*)



