Sepanjang Januari 2026, BPBD NTB Catat 38 Kebakaran dan 252 Kejadian Non-Kebakaran
Kejadian Non-Kebakaran di NTB
Sementara itu, untuk kejadian non-kebakaran, BPBD Provinsi NTB mencatat sebanyak 252 kejadian, yang didominasi oleh evakuasi dan penyelamatan hewan dengan total 80 kejadian. Termasuk, lima kejadian bencana alam yang menghambat NTB beberapa hari lalu.
“Aktivitas penyelamatan ini menjadi bagian penting dari layanan kedaruratan yang diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan sebaran wilayah, kejadian non-kebakaran paling banyak terjadi di wilayah Pulau Lombok, khususnya Lombok Timur dengan 71 kejadian. Lombok Utara sebanyak 63 kejadian, Lombok Barat 45 kejadian, dan Lombok Tengah 41 kejadian. Sementara itu, Kota Mataram tercatat menangani 18 kejadian dan Kota Bima sebanyak 10 kejadian.
Untuk wilayah Pulau Sumbawa, kejadian non-kebakaran tercatat relatif lebih rendah. Kabupaten Bima mencatat 4 kejadian, sementara Kabupaten Dompu, Sumbawa, dan Sumbawa Barat masing-masing tercatat nihil kejadian selama periode tersebut.
“Dalam pelaksanaan layanan non-kebakaran ini, terdapat 249 Kepala Keluarga (KK) dan 455 jiwa sebagai penerima manfaat layanan. Adapun dampak korban luka tercatat sebanyak 2 orang,” ungkapnya.
Adapun untuk kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), BPBD Provinsi NTB memastikan, sepanjang Januari 2026 tidak terjadi satu pun kejadian karhutla di wilayah NTB.
BPBD Provinsi NTB, terus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman, serta segera melaporkan setiap kejadian darurat agar dapat ditangani secara cepat dan tepat. (*)



