Fahri Hamzah: Dua Pidato Presiden Prabowo Tegaskan Perubahan Nasib Bangsa Menuju Indonesia Emas

Perubahan Nasib Bangsa
Fahri Hamzah menilai kekuatan pidato Presiden Prabowo terletak pada kejujuran, keberanian, dan optimisme.
“Setelah mendengar pidato presiden kemarin, kita percaya bahwa tenaga dalam kata-kata presiden masih sangat kuat karena itu terpancar dari kejujuran, keberanian, dan optimisme tentang masa depan bangsa Indonesia,” kata Fahri.
Ia menegaskan bahwa perubahan nasib bangsa merupakan tanggung jawab bersama pemerintah dan rakyat. Presiden, kata Fahri, mengajak masyarakat untuk tetap kritis, saling mengawasi, sekaligus bersatu mencapai tujuan besar.
Menurutnya, arah kebijakan Prabowo sudah jelas: menghentikan kebocoran dan menghentikan ketimpangan.
“Perubahan nasib bangsa hari demi hari terasa lewat reformasi hukum, pemberantasan korupsi, serta program-program yang langsung menyentuh kebutuhan dasar rakyat, seperti pangan, pendidikan, perumahan, dan kesehatan,” jelas Fahri.
Menuju Indonesia Emas 2045
Fahri menutup pandangannya dengan keyakinan bahwa semangat gotong royong, keberanian berbenah, dan konsistensi menjalankan konstitusi akan membawa Indonesia ke arah lebih baik.
“Semoga pidato presiden di Senayan kemarin bisa ditangkap dan menjadi optimisme kolektif pada hari-hari depan bangsa Indonesia. Agar kita menjadi yang menyalakan obor gairah menuju Indonesia emas 2045, seratus tahun Indonesia merdeka,” pungkasnya. (*)