Dari Layar Kaca ke Meja Direksi, Empat Artis Jadi Komisaris dan Direktur BUMN

Mataram (NTBSatu) – Sebanyak empat artis ternama di Indonesia masuk dalam jajaran Direksi dan Komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Mereka adalah Giring Ganesha, Yovie Widianto, Ari Sihasale, dan Ifan Seventeen.
Langkah tersebut menegaskan komitmen pemerintah menghadirkan perspektif kreatif, guna mendorong inovasi dan memperkuat citra korporasi milik negara.
Secara umum, seorang komisaris maupun direktur memegang tanggung jawab penting, mengawasi kinerja manajemen, menjaga tata kelola, serta menyusun rekomendasi strategis agar target operasional tercapai.
Berikut ini merupakan deretan artis yang kini dipercaya menempati posisi strategis sebagai Komisaris maupun Direktur dalam sejumlah perusahaan milik negara atau BUMN:
1. Giring Ganesha
Manajemen PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) menunjuk vokalis band Nidji itu sebagai Komisaris Independen. Selain amanah tersebut, Giring kini menjabat Wakil Menteri Kebudayaan periode 2024 2029.
Portofolio kepemimpinan Giring mencakup periode memimpin Partai Solidaritas Indonesia. Pengalaman politik itu menjadi bekal tambahan untuk mengawal tata kelola GMFI, penyedia jasa perawatan pesawat yang melayani maskapai domestik serta internasional.
2. Yovie Widianto
Rapat Umum Pemegang Saham PT Pupuk Indonesia pada 16 Juni 2025 menetapkan Yovie sebagai komisaris. Komposer hits “Kasih Putih” tersebut juga bertugas sebagai Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi Kreatif.
Melalui pengetahuan mendalam tentang industri musik, Yovie berfokus membangun ekosistem pupuk lebih ramah inovasi, sekaligus menggandeng pelaku kreatif guna memperkuat citra merek korporasi di pasar global.