Ratusan Pendaki Terdampak Akibat Jalur Puncak Rinjani Ditutup

Mataram (NTBSatu) – Sebanyak 302 pendaki Gunung Rinjani terpaksa menunda pendakiannya, imbas penutupan jalur menuju puncak Rinjani.
Penutupan jalur menuju puncak Gunung Rinjani ini mulai Selasa, 24 Juni 2025, BTNGR tidak menyebutkan sampai kapan penutupan tersebut.
Namun alasan penutupan jalur tersebut demi memudahkan proses evakuasi pendaki asal Brasil inisial JDSP (27), karena terjatuh di titik dekat Cemara Siu Gunung Rinjani.
Ketua Pokja World Class Mountainering Balai TNGR, Budi Soesmardi mengatakan, para pendaki yang terdampak ini yang chek in pada Senin, 23 Juni 2025. Rinciannya 171 pendaki Warga Negara Indonesia (WNI) dan 131 pendaki Warga Negara Asing (WNA).
“Ini pendaki yang naik hari Senin. Karena baru Selasa tadi kita lakukan penutupan untuk percepat proses evakuasi,” kata Budi, Selasa, 24 Juni 2025.
Budi mengatakan, hari ini satu helikopter dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) melakukan observasi, untuk membantu proses evakuasi. Tapi terkendala kabut, sehingga belum dilakukan evakuasi.
“Sekarang sudah kembali ke basecamp di KSB (Kabupaten Sumbawa Barat), informasi dia (helikopter) melakukan observasi lokasi,” kata Budi. (*)