Nelayan Bintaro Mataram Sambut Baik Rencana Pembangunan Kampung Nelayan Modern
Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kota Mataram berencana membangun kampung nelayan modern di Kelurahan Bintaro Ampenan.
Rencana ini disambut baik oleh para nelayan di Mataram.
Salah satu nelayan di Bintaro, Ampenan Usman mengatakan, sangat menyambut baik rencana tersebut, ia juga berharap agar kampung nelayan modern dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan dan keluarga.
“Selama ini para nelayan Bintaro memiliki berbagai kendala dalam menjalankan usaha salah satu kendala utama ialah minimnya infrastruktur,” ungkap Usman.
“Banyak fasilitas yang dibutuhkan nelayan, seperti tempat pengolahan ikan yang memadai, pasar ikan yang bersih, dan akses yang mudah untuk memasarkan hasil tangkapan,” tambahnya
Usman berharap, dengan dibangunnya kampung nelayan modern, kendala-kendala tersebut dapat diatasi.
“Kami yakin, kampung nelayan modern ini akan membawa banyak manfaat bagi kami, selain itu, kampung nelayan modern ini juga dapat menjadi destinasi wisata baru di Mataram,” katanya
Berita Terkini:
- Buka Puasa Bersama, Gubernur Iqbal Paparkan Ekonomi NTB hingga Strategi Tekan Kemiskinan
- Volume Penjaminan Jamkrindo Melesat Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
- Kecelakaan Bus Mulya Jaya di Plampang Sumbawa Akibat Jalan Licin, Sopir dan Dua Penumpang Terluka
- Bus PO Mulya Jaya Rute Mataram – Bima Kecelakaan di Plampang Sumbawa
- Hakim Anwar Usman Pamit dari MK: Saya Mohon Maaf
Namun, Usman juga mengingatkan agar pemerintah memperhatikan beberapa hal dalam pembangunan kampung nelayan modern ini.
“Pertama, pembangunannya harus dilakukan secara partisipatif, dengan melibatkan para nelayan sejak awal, kemudian, pemerintah harus memastikan bahwa semua nelayan mendapatkan manfaat dari pembangunan ini,” harapnya.
Ia juga meminta agar pemerintah memperhatikan kelestarian lingkungan laut.
“Kampung nelayan modern ini harus dibangun dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan laut dan harus memastikan bahwa kegiatan perikanan di sini dilakukan secara berkelanjutan,” katanya. (WIL)



