Peserta Diingatkan Ikuti Tata Tertib Ujian Jelang Pelaksanaan UTBK Gelombang II 2024
Mataram (NTBSatu) – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2024 gelombang II akan digelar mulai besok, tanggal 14 sampai 20 Mei 2024.
Bagi peserta yang akan mengikuti ujian pada gelombang II di Universitas Mataram (Unram), diingatkan untuk mengikuti tata tertib yang berlaku selama pelaksanaan UTBK berlangsung.
“Diingatkan kembali kepada peserta yang akan mengikuti UTBK di Unram untuk gelombang II, untuk menggunakan kemeja berkerah dan harus bersepatu saat datang ke lokasi ujian,” imbau Humas Unram, Allen Tiffanie Mosse, Senin, 13 Mei 2024.
Saat di ruang ujian nanti, peserta dapat menempati tempat duduk sesuai nomor meja yang sudah ditentukan. Serta, menuliskan nama dan nomor peserta pada kertas buram yang disediakan oleh pengawas ruangan.
“Jangan lupa juga dibawa kartu tanda peserta UTBK-SNBT. Termasuk, ijazah asli atau fotokopi ijazah yang sudah dilegalisir bagi lulusan 2022 dan 2023 maupun surat keterangan kelas 12 dari kepala sekolah bagi lulusan 2024, serta kartu identitas berupa KTP/SIM/Kartu Pelajar Asli,” ungkap Allen.
Berita Terkini:
- Fahri Hamzah: Dari Program 3 Juta Rumah, Kualitas Hidup Dibangun
- NTB Diproyeksikan Surplus Beras hingga 2030, Akademisi Unram Ingatkan Ancaman Alih Fungsi Lahan dan Pertumbuhan Penduduk
- Resmikan Asrama Mahasiswa di Sumbawa, Ketua DPRD Kaltara Tekankan Pengawasan dan Optimalisasi Hunian
- Akses Sempat Terputus, Jalur Pusuk Sembalun Kini Sudah Bisa Dilewati Kendaraan
- BMKG Imbau Wisatawan Sembalun Waspadai Ancaman Longsor di Dua Jalur Utama Lombok Timur
“Kami mengimbau juga agar peserta dapat hadir paling lambat 30 menit sebelum ujian dimulai,” tambahnya.
Adapun jumlah peserta yang akan mengikuti ujian pada gelombang II di Unram ini sebanyak 5.402 orang. Mereka akan mengikuti ujian di delapan lokasi dengan 25 ruang ujian yang telah disediakan panitia.
“Ruangannya masih sama seperti saat gelombang I kemarin, ada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Prodi Perairan Fakultas Pertanian (Faperta), UPA Perpustakaan, dan UPA Pustik,” tutup Allen. (JEF)



