Rencana Pembangunan Tracking Mangrove Kota Bima dalam Tahap Pengurusan Izin di KKP
Kota Bima (NTBSatu) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bima, Agus Purnama mengatakan, recana pembangunan Tracking Mangrove di kawasan Ama Hami, Kota Bima, masih dalam proses.
Saat ini, pembangunan fasilitas hiburan rakyat ini dalam tahap mengurus izin ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
“Masih dalam proses review desain dan pengurusan izin di KKP,” kata Agus dikonfirmasi NTBSatu, Selasa, 5 Maret 2024.
Dikatakan sebelumnya, pembangunan fasilitas olahraga ini diharapkan mampu meningkatkan potensi wisata yang ada di Kota Bima.
Mengingat Kota Bima memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan.
Berita Terkini:
- Seaplane Batujai: Arsitektur Besar Konektivitas Kepulauan NTB
- Israel dan AS Serang Ibu Kota Iran
- Dinas Dikbud Surati SPPG se-Lombok Timur, Minta Koordinasi Program MBG Diperkuat
- Menhub Tekankan Antisipasi Cuaca demi Kelancaran Mudik Lebaran 2026 di NTB
“Diharapkan (pembangunan Tracking Mangrove) dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat yang berkelanjutan. Juga menjadi daya tarik wisata,” ujarnya.
Selain itu, sambungnya, pembangunan Tracking Mangrove ini diharapkan bisa menggaet atau menghadirkan investor untuk melakukan investasi di Kota Bima.
“Kemarin juga ada beberapa investor mau membangun hotel. Kita lagi mem-push untuk mempercepat proses perizinannya,” ujarnya.
Sebagai informasi, fasilitas hiburan rakyat ini akan dibuat membentang di sepanjang teluk pantai tersebut.
Lintasannya dibuat berbentuk gunung, pohon dan laut. Tiga unsur utama yang harus selalu dijaga masyarakat Bima.
Pembangunan fasilitas hiburan rakyat tersebut juga didukung dengan penggunaan material ramah lingkungan. (MYM/*)



