Minta Maaf Usai Insiden Diusir Pj. Gubernur NTB, Lalu Abdul Wahid Akui Ada Persoalan Pribadi
Mataram (NTBSatu) – Kepala Biro AP Abdul Wahid menanggapi insiden saat diusir Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi, Kamis, 5 Oktober 2023.
“Pertama saya ingin mengatakan bahwa saya memohon maaf kepada kita semua atas ketidaknyamanan pada saat acara yang tadi,” jawab Abdul Wahid, yang saat diusir terlihat pasrah digiring Pol PP keluar pintu aula.
“Yang kedua, saya melihat singkat, apa keputusan (pengusiran) Pj Gubernur pada saat tadi, mungkin karena beliau sedang capek atau lagi banyak pikiran,” jelasnya saat dihubungi NTBSatu Kamis, 5 Oktober 2023.
Berita Terkini:
- Cuaca Buruk Bikin Nelayan Tak Melaut, Pemkab Lobar Dorong Menabung dan Manfaatkan Pekarangan
- Rp76,4 Miliar untuk Gaji ke-13 dan THR 2025 Guru Pemprov NTB
- Jamkrida NTB Syariah Luncurkan e-Buletin Perdana Edisi Ramadan 1447 H
- Mutasi Pejabat Eselon II Molor, Pemkot Mataram Tunggu Pertek BKN
Ada pelajaran penting dilihatnya dari kejadian tersebut. Sehingga ia berharap ke depan, semua pihak agar saling menjaga iklim kerja dan kebersamaan di lingkup Pemprov NTB.
“Harapan kita ke depan bahwa kita memang harus meningkatkan disiplin dan kinerja, tetapi kita juga harus bersama-sama menjaga iklim menuju semangat untuk kebersamaan,” ucapnya.
Dikaitkan insiden itu dengan isu keretakan hubungan dengan Pj Gubernur NTB, secara umum ia menampik itu.
“Sebenarnya tidak ada,” jawabnya.



