Banyak Guru Jadi Korban Investasi Bodong, Pemprov NTB Gelar “Gebyar Guru Jago Digital”
Mataram (NTB Satu) – Saat ini masih ramai diperbincangkan sebuah platform yang menawarkan model bisnis berbasis online. Dari platform tersebut dijanjikan bisa meraup untung besar dengan sangat cepat. Namun faktanya, bisnis tersebut ternyata 100 persen penipuan.
Korban investasi bodong tersebut mencapai puluhan ribu orang. Banyak juga dari tenaga pendidik atau guru yang menelan kerugian hingga ratusan juta.
Berita Terkini:
- Wakil Ketua DPRD Dompu Kecam Wabup Syirajuddin yang Tinggalkan Rapat: Liar dan Tak Etis
- Bupati Jarot Gaspol Selamatkan Hutan Sumbawa: Stop Jagung di Kawasan Negara, Satgas Diperkuat
- Realisasi Pendapatan APBD Kabupaten Bima 2025 Tembus Rp2.060 Triliun
- Sembilan Warga Kopang Ditangkap Polisi, Diduga Aniaya Korban hingga Meninggal Dunia
Untuk meminimalisir keterlibatan guru dalam aktivitas seperti itu, Pemprov NTB melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) NTB, melaksanakan kegiatan “Gebyar Guru Jago Digital.”
Kegiatan ini untuk menciptakan generasi yang melek digital di pulau Lombok khususnya di kalangan guru dan siswa.
“Umumnya teman-teman guru apalagi siswa, ini masih sangat membutuhkan tentang kompetensi digital,” kata Kepala BPSDM NTB Dr. H. Ashari, Selasa, 12 September 2023.



