Pemprov NTB Diminta Batasi Ekspor Beras, Antisipasi Kekurangan Pangan Dampak Kemarau Panjang
Mataram (NTB Satu) – DPRD NTB melalui Komisi II, meminta agar pihak Pemerintah Provinsi melakukan langkah antisipasi terhadap kemungkinan kekurangan pangan dalam dua bulan ke depan. Fenomena El Nino yang jadi Pemicu kemarau panjang, harus segera diantisipasi.
Dorongan itu dari anggota Komisi II DPRD NTB, I Made Slamet.
Politisi PDIP itu mendorong agar beras yang diekspor ke luar daerah, untuk dikurangi jumlahnya demi ketersediaan pangan bagi masyarakat NTB.
Berita Terkini:
- Kakak Gubernur Iqbal Dilantik sebagai Wadir Perencanaan dan Keuangan RSUD NTB
- Kesaksian Nursalim di Kasus Dana “Siluman” DPRD NTB, Iwan Slenk: Fakta Persidangan Luruskan Isu Keterlibatan Gubernur
- Lantik Puluhan Pejabat, Gubernur Iqbal: Dievaluasi 6 Bulan, Tak Capai Target Siap Mundur
- Cegah Banjir Berulang, Pemkab Lombok Barat Kebut Bersihkan Drainase Senggigi
“Mengenai harga beras sudah diperingati sama pemerintah, bahwa di seluruh dunia akan mengalami kekurangan pangan. Karena kemarau ini, di NTB ini sampai bulan November,” ucapnya pada NTB Satu Minggu, 10 September 2023.
“Kita sudah rapat dinas pertanian dan dinas ketahanan pangan, agar menjaga stok pangan kita,” tambahnya.
Ia menilai NTB merupakan salah satu lumbung pangan nasional, sehingga diharapkan agar tidak terjadi inflasi akibat kekurangan pangan.



