Maureen Grace Wenas Bacaleg DPD RI Daftar ke KPU, Sebut Desa Jadi Penentu Kemenangan
Mataram (NTB Satu) – Cucu mantan Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat tahun 1968, Gerard Robert Abraham Wenas yakni Maureen Grace Wenas mendaftarkan diri ke KPU sebagai bacaleg DPD RI pada Kamis 11 Mei 2023.
Maureen tiba di KPU pada pukul 13.20 Wita bersamaan dengan bacaleg lain yakni Mirah Midadan Fahmid serta PDIP.
Setibanya di lokasi, Maureen memaparkan beberapa hal termasuk alasan kenapa dirinya ikut berkecimpung dalam pertarungan DPD RI pada Februari 2024 mendatang.
Ia menjelaskan mulai dari sebaran pemilihnya hingga menyebut tahap yang krusial baginya dalam melewati setiap proses pendaftaran.
“Tahapan yang paling berat verifikasi faktual. Saya turun ke lapangan langsung untuk memastikan dukungan suara yang mendukung saya,” ujarnya kepada seluruh awak media pada saat konferensi pers.
Kemudian ia pun menjelaskan tentang pentingnya peran desa dalam memenangkan satu kursi DPD RI. Lalu ia mengungkapkan pula keinginannya dalam menjembatani segala aspirasi masyarakat desa melalui perjuangan di DPD ketika di takdirkan terpilih. “Saya banyak bertemu dengan kades dan perangkat desa,” katanya.
“Termotivasi menjembatani ikhtiar ini untuk mencalonkan diri di DPD RI,” tambahnya.
Maureen menegaskan jangan ada lagi pernyataan yang melihat desa hanya sebagai halaman belakang saja. Ia menilai bisa menjadi sebuah peradaban asalkan dikelola oleh orang yang terbaik.
“Saya mengkongkretkan agar desa tidak menjadi halaman belakang seperti selama ini, padahal jantung pembangunan ada di desa,” tandasnya. (ADH)
Lihat juga:
- Tiga Hari Jelang Penutupan, Pendaftar Seleksi Kepala SMA Sederajat di NTB Capai 394 Orang
- 157 Koperasi Merah Putih Butuh SDM, BKPSDM Sumbawa Siapkan 2.938 PPPK Paruh Waktu
- Raja Yordania Apresiasi Prabowo Dorong Solusi Dua Negara dalam Konflik Palestina
- Gas LPG 3 Kilogram Langka di Sumbawa, Warga Berebut 150 Tabung untuk 1.000 Kepala
- Gubernur Iqbal akan Jadi Pembicara pada Peluncuran Buku Wastra Lombok-Bali di Australia
- Bencana Hidrometeorologi di Pulau Lombok: 1.930 KK Terdampak, Satu Anak Hilang, dan Sejumlah Rumah Rusak



