BusinessINFO NTB

Di Luar Perkiraan, Hotel di Kawasan Senggigi dan Kota Mataram Sudah Penuh Lebih Awal

Mataram (NTB Satu) – Gelaran MotoGP Mandalika benar-benar menggairahkan kembali industri pariwisata Lombok. Hotel – hotel yang ‘puasa’ sudah sejak tahun 2018 lalu karena gempa, disusul pandemi Covid-19 seperti bangkit kembali, bahkan diluar ekspektasi.

Jelang perhelatan MotoGP tanggal 18-20 November 2022, tamu-tamu MotoGP sudah mulai berdatangan ke Lombok. Hotel-hotelpun sudah penuh, baik di kawasan Senggigi Lombok Barat maupun di Kota Mataram. Apalagi hotel di Kabupaten Lombok Tengah yang menjadi sentra event.

IKLAN

“Hotel sudah sold out semua. 99,99 persen sudah terisi. Hanya satu dua kamar saja yang tersisa. Itupun sudah dibayar jauh-jauh hari,” kata Ketua Asosiasi Hotel Senggigi, Ketut Murtajaya pada media ini, Rabu 16 Maret 2022.

Okupansi hotel ini sudah dikonformasi kepada seluruh anggotanya. Ketut mengatakan, seluruh anggota juga sudah mengkonfirmasi hotel-hotelnya penuh. “Di group WA anggota juga sudah sampaikan, hotel sudah full,” jelas Ketut.

Ada 2.000an kamar hotel di kawasan Senggigi. Seluruhnya sudah terisi. Tamu-tamu menginap bervariasi dari 4 hari, sampai 7 hari. Tingginya okupansi hotel di kawasan Senggigi ini terlihat sejak sepekan belakang.

Karena padatnya tamu-tamu hotel, manajemen menurutnya telah memanggil seluruh pekerja. Para pekerja yang biasanya sif-sifan, kini dituntut bekerja penuh sepanjang event MotoGP ini. General Manager holiday Resort ini menambahkan, aktifitas di hotel sudah sangat padat. Tamu-tamu yang menginap ini juga banyak yang memulai liburannya di Lombok, selain menonton MotoGP.

“Yang masih longgar cuma di Gili Trawangan, Meno, dan Air di Lombok Utara. Kembali kepada keinginan para tamu saja. Padahal di sana harganya sudah murah. Di Senggigi, Mataram, apalagi di Lombok Tengah, walaupun harga hotel mahal, disikat semua sama tamu,” demikian Ketut.

Terpisah, Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM), Yono Sulistyo menegaskan, kedatangan tamu-tamu MotoGP diluar prediksi. Kalangan hotel yang tadinya memperkirakan puncak padatnya (hight season) tanggal 18-20, nyatanya, sejak tanggal 16 Maret 2022 para tamu sudah mulai berdatangan masuk hotel.

“Hotel-hotel di Kota Mataram sudah penuh. Ada 2.958 kamar. Tadinya di prediksi tanggal 18-20 padatnya. Ternyata lebih awal, sudah pada masuk hotel tamu-tamunya, penuh,” imbuhnya.

Ada juga yang masuk dadakan, kata General Manager FAVE Hotel Mataram ini. Bisa jadi, tamu-tamu masuk lebih awal karena khawatir tak mendapat kamar saat event berlangsung. “Ini luar biasa. Diluar dugaan,” demikian Yono. (ABG)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button