Kabupaten Bima

Polisi Selidiki Kematian Warga Lombok Timur yang Meninggal Usai Vaksin di Bima

Bima (NTB Satu) – Kasus meninggalnya Lukman, warga Lombok Timur usai vaksin di Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima, Selasa 28 Desember 2021 kemarin diatensi Polisi.

TKP kasus tersebut diketahui masuk di wilayah hukum Polres Bima Kota. Polres setempat pun menurunkan tim unit intelejen dan tim identifikasi yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Bima Kota, Iptu M. Rayendra RAP.

Penurunan tim tersebut dibenarkan Kasi Humas Polres Bima Kota, Iptu Jufri Rama, Selasa, 28 Desember 2021 saat dihubungi pukul 21.20 wita.

Ia mengaku, Polres Bima Kota telah menurunkan tim untuk mengetahui lebih dalam penyebab meninggalnya Lukman.

“Benar, pihak kami sudah turunkan tim untuk melakukan identifikasi kasus meninggalnya Lukman,” ujarnya dikonfirmasi ntbsatu.com.

Namun, Nasrun enggan berkomentar terkait kelanjutan proses penyeldikan kematian Lukman yang diberitakan diduga usai vaksin itu.

Sebab, ia belum mendapatkan konfirmasi dari pimpinannya terkait kelanjutan penanganan Polisi atas meninggalnya korban.

“Saya belum bisa berkomentar karena belum ada konfirmasi dari pimpinan,” tukasnnya.

Diketahui setelah korban divaksin, sekitar pukul 12.00 wita Lukman mengeluh pusing, mengalami kejang-kejang dan kemudian tiduran di desa Rupe Kabupaten Bima.

Korban akhirnya dibawa ke Puskesmas Langgudu untuk penanganan dan dokter kemudian mengkonfirmasi korban dinyatakan meninggal.

Kasus ini kemudian ramai di linimasa media sosial. Pukul 10.30 Wita, korban menerima vaksin di gerai vaksin Polsek Langgudu oleh tim dari Puskesmas Langgudu.

Pukul 12.00 Wita, warga Kelurahan Suradadi Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur dikabarkan meninggal setelah melakukan vaksinasi. (DAA)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button