Lombok Barat

Trauma, Pengungsi Longsor di Batulayar Takut Pulang

Lombok Barat (NTB Satu) – Banjir yang menerjang Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat masih menyisakan trauma mendalam bagi korban.

Para pengungsi masih terngiang dengan bayangan air bah dan longsor yang tiba tiba menerjang.

IKLAN

Rasa trauma itu masih dirasakan Nurminah (37) dan Mansyur (48), pengungsi yang ditemui ntbsatu.com di tenda pengungsian, Rabu 8 Desember 2021.

Menurut Nurminah, selain banjir menyeret rumahnya, peristiwa tersebut mengakibatkan rasa cemas dan trauma karena masih terbayang hantaman banjir Senin, 6 Desember 2021 lalu.

Ibu tiga anak ini mengaku, sampai hari ini ia dan keluarganya belum berani pulang ke rumah.

“Kami masih takut pulang ke rumah karena masih trauma. Masih kebayang aja banjir datang waktu itu,” ucapnya.

Mansyur juga menyampaikan pengakuan yang sama. Rasa trauma akibat terjangan banjir masih menggelanyut dalam pikirannya.

“Sampai sekarang kami mengungsi di rumah kerabat. Belum berani pulang,” ungkapnya.

Meski sudah banyak bantuan berupa logistik yang disalurkan, pengungsi berharap tambahan dalam bentuk lain. Seperti keperluan bayi, berupa susu, popok dan lain-lain.

“Ya kami harap tambahan bantuan untuk anak-anak kami, misalnya susu, popok, dan beras juga,” sebut Nurminah.

Kepala Dusun Batulayar Utara, Solihin mengaku, pihaknya dan seluruh elemen yang membantu terus mengupayakan secara maksimal penanganan dari dampak banjir.

“Tenda pengungsian dan dapur umum sudah ada. Bantuan-bantuan sudah banyak. Insya Allah, semua kebutuhan akan terpenuhi,” ujarnya dikonfirmasi ntbsatu.com.

Kadus juga menyampaikan saat ini tim SAR gabungan sedang melakukan kegiatan pembersihan di lokasi terdampak banjir.

“Sekarang kami dan seluruh pihak sedang melakukan pembersihan,” cetusnya. (DAA)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button