NTB

Jelang Balapan Kelas Dunia di Mandalika, Ada Baiknya nih Kenali 7 Perbedaan MotoGP dan World Superbike

Ada yang tahu apa saja perbedaan antara MotoGP dan World Superbike? Kalau belum tahu – sila simak bahasan ini untuk selengkapnya ya !?

MotoGP adalah salah satu ajang balap motor yang popularitasnya sudah tidak diragukan lagi. Tapi sebenarnya ada satu kompetisi lagi yang mirip dengan MotoGP, yaitu World Superbike. Perbedaan dua kompetisi balap tersebut cukup kontras, lho!

Kalau dilihat dari balapannya, sama-sama seru dan menegangkan bro. Buat yang suka menguji adrenalin lewat motor-motor super cepat, dua ajang balap ini tidak bisa dilewatkan begitu saja.

Bicara soal MotoGP dan World Superbike,  ada kabar baik yang mesti digaungkan. Kabar tersebut yaitu sudah hampir selesainya sirkuit Mandalika yang akan dijadikan salah satu venue atau spot diselenggarakannya series World Superbike November mendatang dan MotoGP tahun 2021.

Oleh karena itu, berjalan secara linier – tidak hanya sirkuitnya saja yang diperhatikan betul-betul, tapi segala fasilitas di sekitarnya untuk menarik lebih banyak perhatian. Pariwisata di sana diprediksi akan meningkat pesat nih!

Kembali ke topic utama, berikut tujuh perbedaan World Superbike dengan MotoGP dikutip dari superadventure :

 

1.   Motor yang Digunakan

Salah satu perbedaan yang cukup kontras antara MotoGP dan WSBK adalah motor yang digunakan. Pasalnya, motor untuk kelas balap MotoGP adalah motor yang khusus dibangun untuk balapan tersebut. Jadi terdapat berbagai modifikasi di dalamnya.

Misalnya konfigurasi transmisi, tipe dan jenis ban yang digunakan serta beberapa lainnya – benar-benar disiapkan untuk balapan MotoGP tersebut. Yang jelas ada modifikasi di dalamnya. Namun, kalau untuk WSBK – motor sport yang digunakan adalah murni produkan pabrik yang dijual secara komersil.

Dan rata-rata semuanya standar. Tidak ada modifikasi berlebihan di WSBK. Dan rata-rata kapasitas cc yang ada di WSBK adalah 1000 cc. Jadi motor-motor yang ada di WSBK seperti Yamaha R1M, Ducati Panigale V4, Kawasaki ZX10RR, Honda CBR 1000RR, MV Agusta F4, BMW S1000RR yang bisa lo lihat di balapan tersebut.

2.   Sejarah

Secara sejarah – dua kompetisi bergengsi ini juga memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Pertama, MotoGP ternyata berasal dari Kejuaraan Eropa saat meletusnya perang dunia kedua. Pada tahun 1949, namanya sempat menjadi World Speed Championship.

Tadinya MotoGP punya lima kelas sendiri. Tapi sekarang ini, hanya ada tiga kategori saja. Cukup berbeda dengan WSBK yang lahir di Amerika. Pada tahun 1988, barulah istilah World Superbike mulai terkenal karena ajangnya yang memang seru dan menegangkan.

Periode Balapan

Seperti yang diketahui bersama kalau sekarang ini – MotoGP mempunyai 20 seri untuk para pembalap mengumpulkan poin agar menjadi juara dunia. 20 seri tersebut termasuk ke Thailand dan Finlandia yang akhirnya masuk menjadi salah satu tuan rumah.

Sepertinya tahun besok akan jadi 21 dengan Indonesia. Nah, WSBK tidak sebanyak itu bro. Perlu lo ketahui kalau WSBK hanya mempunyai 12 seri saja dalam satu musim. Tapi untuk kualifikasi sama-sama menggunakan dua hari.

 Brake System

Seperti peraturan yang sudah ada – MotoGP diperbolehkan untuk menggunakan rem karbon. Hal ini seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya di atas di bagian motor yang bisa dimodifikasi di ajang MotoGP.

Tapi untuk WSBK – motor bawaan pabrik tersebut ya digunakan dengan yang benar-benar jadi bawaan saja. Tidak heran jika masih ada yang menggunakan produkan Nissin atau mungkin sudah Brembo untuk sistem pengeremannya.

Tire Supplier

Nah ini juga termasuk ke teknis dan seperti yang sudah disebutkan sebelumnya juga ya – MotoGP menunjuk Michelin untuk pemasok ban terbaru yang menggantikan Bridgestone.

Kalau untuk WSBK – para pembalap mesti memasangkan ban produkan Pirelli yang sudah secara resmi ditunjuk untuk menjadi tire supplier.

Jumlah Pasukan

Yang dimaksud dengan jumlah pasukan adalah jumlah motor yang bisa bertanding dalam satu klub. Untuk MotoGP – setidaknya ada dua motor pembalap dari satu klub. Hal ini mengantisipasi jika ada salah satu motor yang terjatuh dan tidak bisa melanjutkan, masih ada satu motor lagi dari klub yang sama untuk menyelesaikan balapan tersebut.


Cukup beda dengan WSBK yang pada kenyataannya satu klub hanya bisa satu motor saja. Jadi tidak ada kemungkinan untuk terlihat balapan flag to flag.

Pihak Penyelenggara

Walau akhirnya diakuisisi juga oleh Dorna Sports pada tahun 2012, WSBK sebelumnya dipegang oleh promotor asal Selandia Baru, yaitu Steve Mclaughin dan akhirnya dipindah juga ke Flammini Group.

Tapi pada tahun 2012 kemarin, akhirnya Dorna Sports yang juga jadi promotor MotoGP, mengakuisisi WSBK. (red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button