Nasional

Prabowo: Lebih Baik Saya Tidak Jadi Presiden jika Rakyat Tetap Miskin

Jakarta (NTBSatu) – Presiden Prabowo Subianto mengatakan, ia lebih baik tidak menjadi presiden jika rakyat Indonesia tetap hidup dalam kemiskinan.

Prabowo menyampaikan pernyataan itu saat membuka Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Oktober 2026.

“Saya mau jadi presiden untuk lihat rakyat saya sejahtera. Saya tidak mau jadi presiden, rakyat saya miskin terus, saya tidak mau jadi presiden. Malu saya. Lebih baik saya enggak jadi presiden,” kata Prabowo mengutip live YouTube Sekretariat Presiden.

Prabowo menyinggung pernyataan tersebut saat meminta para kepala daerah tidak khawatir terhadap aliran dana dari pemerintah pusat.

“Bukan kita kurangi uang di kabupatenmu. Nanti saya buktikan. Uang yang mengalir ke kabupatenmu, provinsimu, itu jauh lebih di zaman saya memerintah daripada saya sebelum ini,” jelas dia.

Ia justru berjanji akan meningkatkan penyaluran dana ke daerah pada tahun depan.

Menurut dia, pemerintah ingin menggerakkan perekonomian tidak hanya dari pusat, tetapi juga dari daerah.

“Dan tahun yang akan datang, saya yakini, akan lebih banyak lagi kita salurkan. Seluruh potensi kita adalah untuk memperkuat rakyat. Tujuan kita rakyat sejahtera,” ucap dia.

Prabowo juga mengingatkan para kepala daerah agar menjadikan kesejahteraan masyarakat sebagai tolok ukur keberhasilan mereka memimpin.

“Kebanggaan kita, para gubernur semua, kebangganmu para bupati, kebanggakan kalian sebagai pemimpin rakyat. Kalau kalian datang ke rakyat, rakyatnya senyum. Nah itu kebanggakan kalian,” pungkas dia.

Artikel Terkait