Ekonomi BisnisLombok Tengah

Klaim Penonton MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157 Ribu Orang, Optimis Capai Target Perputaran Ekonomi

Lombok Tengah (NTBSatu) – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir mengklaim, jumlah penonton MotoGP Mandalika 2026 mencapai 157 ribu orang. Angka tersebut melampaui jumlah penonton tahun sebelumnya yang mencapai 142 ribu orang.

“Penyelenggaraan tahun ini finis terbaik. Penonton tembus 157 ribu orang,” kata Erick di Sirkuit Mandalika, Minggu, 11 Oktober 2026.

Erick menilai, tingginya jumlah penonton menjadi sinyal positif bagi penyelenggaraan ajang olahraga internasional di Indonesia.

Dongkrak Ekonomi Daerah

Menurutnya, MotoGP Mandalika tidak hanya menghadirkan tontonan balap kelas dunia, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Ini membuktikan bahwa event-event olahraga bisa menghasilkan keekonomian yang nyata bagi masyarakat,” ujar Erick.

Ia juga menyoroti manfaat ekonomi yang disebut mulai dirasakan masyarakat di sekitar kawasan Mandalika. Erick menyampaikan, tingkat kemiskinan di wilayah tersebut mengalami penurunan hingga hampir tiga persen, meski ia tidak merinci data maupun periode pengukuran yang menjadi dasar pernyataan itu.

“Pak Gubernur NTB dan masyarakat setempat pun menyambut gembira kesuksesan gelaran tahun ini,” ujarnya.

Dengan capaian tersebut, Erick optimistis target dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2026 sebesar Rp5 triliun dapat tercapai. Ia berharap penyelenggaraan berikutnya mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan daerah.

“Target Rp 5 triliun saya yakin tembus. Pak Gubernur happy, masyarakat happy, tingkat kemiskinan di dekat sini turun hampir 3 persen. Ke depan, MotoGP harus bisa lebih baik lagi,” tegasnya.

Di luar penyelenggaraan balapan, Erick juga mendorong pengembangan fasilitas olahraga di kawasan Mandalika. Ia meminta PT InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memperluas fasilitas agar kawasan tersebut tidak hanya bergantung pada agenda balap motor internasional.

Menurut Erick, fasilitas pendukung yang perlu dikembangkan antara lain lapangan golf, lintasan jogging, lapangan tenis, lapangan padel, serta penambahan hotel. Ia juga menyinggung kebutuhan kawasan khusus bagi mobil balap.

“Namanya juga Kawasan Ekonomi Khusus Olahraga. Harus ada lapangan golf-nya, tambah hotel, jogging track, lapangan tenis, padel, sampai bonded zone buat mobil-mobil balap di sini,” pungkas Erick.

Erick menyebut, capaian dan hasil evaluasi penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 akan dilaporkan kepada Presiden sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan arah kebijakan penyelenggaraan ajang serupa pada masa mendatang. (*)

Muhammad Yamin

Jurnalis NTBSatu

Artikel Terkait