PemerintahanSumbawa Barat

MCU Rampung, Pemkab KSB Siap Lepas 50 Peserta Program PRIMA Jepang

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat memastikan kuota 50 peserta Program Peningkatan Resiliensi dan Mutu Pekerja Migran Indonesia (PRIMA) ke Jepang telah terpenuhi.

Seluruh calon pekerja migran lokal tersebut siap mengikuti acara pelepasan resmi oleh Bupati Sumbawa Barat setelah menyelesaikan seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan (Medical Check Up/MCU).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KSB, Slamet Riadi, S.Pi., M.Si., melalui Kabid Ketenagakerjaan, Nasrullah, mengonfirmasi kepastian jadwal pelepasan tersebut. Pihaknya telah mengantongi daftar nama 50 peserta yang lolos seleksi akhir medis dan administrasi.

“Jadwal pelepasannya jadi besok (Senin) jam sembilan pagi di lantai tiga Gedung Setda,” ujarnya kepada NTBSatu, Minggu, 25 Oktober 2026.

Pemerintah daerah mengundang seluruh peserta lulus seleksi untuk menghadiri prosesi pelepasan sebelum keberangkatan menuju pusat pelatihan di Jakarta.

“Untuk nama-nama yang lulus 50 orang sudah ada,” tambahnya.

Persiapan Pemusatan Pelatihan Nasional

Kepastian ini menjawab penyesuaian jadwal sebelumnya akibat proses tes medis susulan bagi para peserta cadangan.

Langkah pengetatan tes kesehatan sejak dini berhasil menyaring calon pekerja Jepang yang benar-benar memenuhi kriteria kualifikasi fisik.

Usai acara pelepasan besok, para peserta langsung terbang ke Jakarta guna menjalani pemusatan pelatihan (training center) selama enam bulan.

Program pelatihan intensif tersebut mencakup penguasaan bahasa, adaptasi budaya, hingga uji sertifikasi keterampilan teknis.

“Mudah-mudahan semua peserta bertahan dan mampu melewati rangkaian pelatihan bahasa, budaya, hingga uji sertifikasi teknis dengan hasil maksimal,” pungkas Nasrullah. (*)

Artikel Terkait