8 Peserta Lolos Seleksi Administrasi Calon Kasatpol PP Sumbawa Barat
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Panitia Seleksi Terbuka Kabupaten Sumbawa Barat menuntaskan tahapan verifikasi berkas calon Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP). Dari total sebelas pendaftar, sebanyak delapan peserta resmi melangkah ke tahapan seleksi berikutnya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KSB, Agusman, S.Pt., memastikan seluruh peserta terpilih telah melengkapi dokumen administrasi yang menjadi persyaratan. Pihaknya mengarahkan para kandidat untuk bersiap mengikuti uji kompetensi lanjutan.
Delapan kandidat tersebut saat ini menduduki posisi strategis eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat. Pihaknya menilai, para pelamar memiliki rekam jejak kepemimpinan yang mumpuni untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama.
“Pendaftar Selter JPT Kasatpol PP mencapai 11 orang, dan sebanyak delapan peserta resmi lulus seleksi administrasi,” ujar Agusman kepada NTBSatu, Rabu, 7 Oktober 2026.
Panitia penyelenggara menjadwalkan pelaksanaan ujian tertulis dan tatap muka secara maraton selama dua hari berturut-turut. Selanjutnya, tahapan evaluasi ketat ini bakal berlangsung pada Kamis dan Jumat, 8–9 Oktober 2026 mendatang.
“Pihaknya bakal menggelar tes penulisan makalah dan wawancara di kantor BKPSDM pada Kamis dan Jumat mendatang,” ujar Agusman.
Pelibatan Tim Asesor Akademisi
Oleh sebab itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat memimpin langsung tim asesor independen guna menjamin obyektivitas proses penilaian. Selain itu, empat anggota tim penguji berasal dari unsur akademisi Universitas Samawa, Universitas Cordova, dan Universitas Mataram (Unram).
Panitia seleksi memfokuskan pengujian pada penulisan makalah serta pendalaman visi kepemimpinan melalui wawancara. Pihaknya meyakini pelibatan akademisi mampu menyaring calon pimpinan yang kapabel dan berintegritas.
“Sekda mengetuai tim asesor yang beranggotakan empat orang dari unsur akademisi,” tambah Agusman.
Sementara itu, panitia bakal melaporkan seluruh hasil rekapitulasi penilaian kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mendapatkan rekomendasi resmi. Lebih lanjut, rekomendasi tersebut menjadi dasar hukum penetapan tiga besar kandidat terbaik.
Dengan demikian, Bupati Sumbawa Barat selaku Pejabat Pembina Kepegawaian akan memilih satu nama akhir dari jajaran tiga besar. Nantinya, pejabat terpilih bakal dilantik guna mengisi kekosongan posisi Kasatpol PP KSB secara definitif.
Meskipun demikian, BKPSDM KSB terus memantau seluruh tahapan agar berjalan tepat waktu tanpa hambatan teknis. Pemerintah daerah optimistis proses seleksi terbuka ini menghasilkan pimpinan definitif yang responsif menjaga ketertiban umum.
“Pihaknya berharap seluruh tahapan berjalan lancar sehingga kekosongan jabatan Satpol PP segera terisi,” pungkas Agusman. (*)




