Kota MataramPemerintahan

Puluhan PPPK Paruh Waktu Kota Mataram Mengundurkan Diri, BKPSDM Ungkap Alasannya

Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram mencatat puluhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu memilih mengundurkan diri.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Taufik Priyono, mengungkapkan dari total awal sebanyak 3.067 orang, jumlah penerima Surat Keputusan (SK) kini tersisa 3.007 orang.

“Awalnya kan 3.067 sekarang sisa 3.007, berarti 60 orang yang tidak lanjut. Banyak yang mengundurkan diri,” ungkap Taufik, Rabu, 4 November 2026.

Taufik menjelaskan, keputusan mundur ini murni berasal dari para pegawai atas pertimbangan pribadi.

Beberapa faktor utama melatarbelakangi pengunduran diri adalah pilihan karier yang lebih baik dan ketidakcocokan pribadi terhadap lingkungan kerja instansi pemerintahan.

“Iya banyak yang sudah dapat pekerjaan lain. Banyak juga yang memilih berhenti karena merasa tidak cocok dengan ritme kerja di pemerintahan,” jelas Taufik.

Evaluasi Kinerja dan Aturan Kontrak Baru

Berbeda dari sistem sebelumnya, penataan PPPK Paruh Waktu saat ini menggunakan skema kontrak kerja yang pembaharuannya secara berkala. Para pegawai wajib rutin mengisi serta memenuhi target kinerja.

Selain itu, penilaian kinerja PPPK Paruh Waktu kini berjalan secara rutin setiap bulannya bukan menunggu durasi kontrak satu tahun berakhir.

Lewat sistem evaluasi triwulanan ini, pegawai yang memperoleh nilai atau kinerja buruk dapat segera menerima evaluasi. Hingga pemutusan kontrak di tengah jalan oleh instansi masing-masing.

“Setiap bulan mereka wajib mengisi E-kinerja sekarang. Kalau nanti nilainya buruk, ya bisa putus kontraknya. Mungkin ada yang berpikiran kan kontraknya satu tahun, tetapi bisa saja ada pemutusan di tengah jalan karena tidak maksimal bekerja,” tegas Taufik.

Pihak BKPSDM Kota Mataram berharap para PPPK Paruh Waktu yang mendapatkan perpanjangan kontrak mampu meningkatkan kinerja serta menjaga kedisiplinan kerja secara optimal.

“Kita berharap PPPK paruh waktu yang sekarang bisa meningkatkan kinerja, kemudian lebih disiplin,” pungkas Taufik. (*)

Artikel Terkait