Menghidupkan Posyandu, Menjaga Sehat di Akar Rumput
Mataram (NTBSatu) – Posyandu Al Hidayah 1, Kelurahan Bertais, menjadi wakil terbaik Kecamatan Sandubaya dalam Lomba Posyandu Tingkat Kota Mataram Tahun 2026. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Camat Sandubaya, Henny Suyasih.
Henny menyampaikan apresiasi kepada para kader yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras para kader Posyandu Al Hidayah 1. Mereka telah meluangkan waktu dan tenaga untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Henny, Minggu, 27 September 2026.
Ia berharap, prestasi tersebut menjadi motivasi bagi para kader untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Henny juga mendorong kader agar terus mengembangkan inovasi sesuai kebutuhan masyarakat.
“Keikutsertaan dalam lomba ini bukan hanya untuk mengejar prestasi. Ini menjadi kesempatan bagi kader untuk menunjukkan inovasi dan berbagi pengalaman dengan posyandu lainnya,” katanya.
Lomba Posyandu Tingkat Kota Mataram Tahun 2026 berlangsung selama dua hari, 23–24 September 2026, di Aula Pendopo Wali Kota Mataram. Kegiatan tersebut dibuka langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, H. L. Alwan Basri.
365 Posyandu Tersebar
Enam posyandu terbaik dari enam kecamatan tampil dalam lomba tersebut. Selain Posyandu Al Hidayah 1, terdapat Posyandu Mataram Asri dari Kecamatan Sekarbela, Posyandu Flamboyan dari Kecamatan Mataram, Posyandu Taman dari Kecamatan Selaparang, Posyandu Dende Seleh dari Kecamatan Ampenan, serta Posyandu Anggrek I dari Kecamatan Cakranegara.
Menurut Henny, lomba posyandu menjadi ruang untuk saling belajar. Setiap posyandu memiliki inovasi dan praktik baik yang dapat dikembangkan bersama.
“Kami berharap pengalaman dari lomba ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua kader. Praktik baik yang sudah berjalan dapat terus berkembang agar pelayanan posyandu semakin bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Henny.
Saat ini, Kota Mataram memiliki 365 posyandu. Seluruhnya telah bertransformasi menjadi Posyandu Keluarga.
Transformasi tersebut tidak hanya menyangkut perubahan status. Hal yang lebih penting adalah memastikan posyandu mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Henny menilai, kader memiliki peran penting dalam keberlangsungan posyandu. Kedekatan mereka dengan warga membuat kader lebih memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat.
“Posyandu akan terus berkembang jika memiliki kader yang memiliki kepedulian dan semangat melayani. Karena itu, kami akan terus mendorong kader agar memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)




