Kabupaten BimaPolitik

Pilkades Serentak 2026, Masyarakat di Bima Diminta Jaga Kebersamaan

Bima (NTBsatu) – Proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bima, NTB tengah berlangsung saat ini. Para panitia sudah melakukan berbagai tahapan, termasuk pengundian nomor urut.

Di Kabupaten Bima, terdapat 57 desa yang menyelenggarakan pesta demokrasi untuk tahun 2026. Pilkades rencana akan berlangsung pada Desember 2026 mendatang.

Untuk memastikan keamanan dan ketertiban umum saat perhelatan Pilkades 2026, Polres Bima Kabupaten mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bima untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas saat pesta demokrasi tingkat desa berlangsung.

“Kami meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga keamanan, ketertiban dan ketentraman saat Pilkades,” kata Kompol Iwan Sugianto, Senin 26 Oktober 2026.

Perwira menengah Polri itu juga berharap Pilkades serentak di Kabupaten Bima tetap mengedepankan aspek kebersamaan dan tidak memecahkan belah antar sesama.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melaksanakan Pilkades agar menjaga kondusifitas daerah masing-masing,” ungkapnya.

Bagitu juga dengan para panitia pelaksana, ia menginginkan Pilkades berjalan sesuai aturan yang berlaku, suka cita, ceria dan lain sebagainya.

“Masyarakat bebas memilih dengan suka cita dan laksanakan lah Pilkades sebaik-baik mungkin. Paling penting adalah menjaga keamanan dan ketertiban,” ucapnya menegaskan.

Saat ditanya perihal personel dan daerah yang dianggap zona merah, ia menyampaikan sejauh ini pihaknya masih melakukan pendalaman lebih detail.

“Kalau personel dan daerah rawan kami akan sampaikan nanti,” terang dia, sembari meminta masyarakat agar tetap menjaga keamanan bersama di pesta demokrasi tingkat desa.

Masyarakat Protes Soal Pilkades

Sejumlah bakal calon Kades melayangkan protes di kantor DPMdes Kabupaten Bima terkait regulasi yang panitia pelaksana Pilkades terapkan.

Seperti bakal calon Kades di Desa Parado Rato, Desa Sarae Ruma dan sejumlah desa lainnya.

Saat dimintai keterangan terkait aksi protes dari deretan masyarakat, Kepala Dinas DPMdes enggan memberikan keterangan. (MSR)

Artikel Terkait