Viral, Pria Berjanggut Marah-marah di Masjid hingga Ditanggapi MUI dan Netizen
Mataram (NTB Satu) – Video yang memperlihatkan seorang pria yang memarahi para remaja masjid saat berlatih rebana di Masjid Al Ikhlas, Palm Spring, Jambangan, Surabaya viral. Peristiwa tersebut menuai kontoversi dan tanggapan dari netizen dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur.
Ketua Fatwa MUI Jatim KH Ma’ruf Khozin menyebut, pria tersebut berasal dari kelompok Salafi
“Jadi mereka ini kan identik dengan kelompok salafi. Bisa terlihat dari jenggotnya, celana cingkrangnya, tetapi yang lebih berat dari mereka itu soal doktrin. Mereka memiliki doktrin di luar kelompoknya salah dan yang benar hanya mereka,” kata Ma’ruf Khozin, Kamis 5 Oktober 2023 dilansir dari DetikJatim.
Berita Terkini:
- Angin Segar Bagi Pariwisata Gili, PN Surabaya Perkuat Legalitas Kerja Sama Air Bersih Lombok Utara
- BEM dan DPM Unram Sambut Antusias Penentuan Rektor Baru
- Miris, Pungutan Tambang Lotim Kalah dengan Parkir Kota Mataram Selama 2025
- Kakanwil Kemenag Mutasi 17 Kepala Madrasah se-NTB
Ma’ruf mengatakan bahwa kelompok Salafi memiliki doktrin semua alat musik haram. Sehingga, tidak adanya perbedaan antara musik rebana atau musik dangdut, jazz dan lainnya.
“Salah satu doktrinnya soal musik, semua musik itu haram. Sehingga tidak membedakan mana musik rebana, dangdut, dan semua haram termasuk di masjid,” jelasnya.
Ma’ruf lalu membeberkan soal musik yang tidak dilarang di zaman nabi.



