Enam Hari WNA Korsel Hilang di Gili Trawangan, SAR Perluas Pencarian
Lombok Utara (NTBSatu) – Tim SAR gabungan masih mencari Cheon Yuri (31), warga negara Korea Selatan yang hilang saat snorkeling di perairan Gili Trawangan, Lombok Utara. Memasuki hari keenam, Minggu, 11 Oktober 2026, tim belum menemukan keberadaan korban.
Humas Kantor SAR Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda, mengonfirmasi pencarian masih berlangsung hingga Minggu. Namun, hingga sore hari, pihaknya belum mengeluarkan laporan terbaru mengenai hasil operasi hari keenam.
“Masih pencarian di hari ke-6 ini. Kami belum dapat laporan lebih lanjut dari tim di lapangan,” ujar Lanang kepada NTBSatu, Minggu, 11 Oktober 2026.
Sebelumnya, tim SAR melanjutkan pencarian pada Sabtu, 10 Oktober 2026, dengan memperluas area penyisiran. Kantor SAR Mataram juga mengerahkan KN SAR 220 Mataram untuk memperkuat operasi.
Kapal tersebut melengkapi armada yang sudah beroperasi, termasuk Rigid Buoyancy Boat (RBB) dan Sea Rider. Tim menyisir permukaan perairan, melakukan penyelaman, serta menggunakan drone thermal untuk pemantauan udara.
Pencarian hari kelima juga melibatkan unsur TNI AL, Polairud, Polsek Pemenang, potensi Basarnas, dan masyarakat setempat.
“Keluarga korban serta perwakilan Konsulat Korea Selatan turut mendampingi operasi,” jelas Lanang.
Meski tim telah memperluas penyisiran dan menambah armada, pencarian hingga Sabtu sore belum membuahkan hasil. Tim menghentikan operasi sementara dan menjadwalkan pencarian kembali pada Minggu pagi.
Hilang Saat Mencari Penyu
Cheon Yuri dilaporkan hilang pada Selasa, 6 Oktober 2026, saat snorkeling di perairan Gili Trawangan. Ia awalnya beraktivitas bersama teman-temannya sebelum berpisah untuk mencari penyu.
Sekitar pukul 14.00 Wita, teman-temannya kembali ke daratan. Namun, Yuri tidak kunjung kembali sehingga mereka melakukan pencarian bersama warga setempat.
Setelah pencarian awal tidak membuahkan hasil, mereka melaporkan kejadian tersebut kepada aparat. Tim SAR kemudian mengerahkan personel dan armada dari Unit Siaga SAR Bangsal.
Pada hari kedua, tim memperluas pencarian hingga bawah laut. Petugas melakukan dua kali penyelaman di sekitar Last Known Position atau titik terakhir korban terlihat, tetapi belum menemukan korban.
Hingga Minggu, keluarga korban masih menunggu kepastian keberadaan Cheon Yuri. Pengerahan berbagai armada dan perluasan area pencarian belum menghasilkan temuan berdasarkan laporan terakhir yang tersedia.
Kantor SAR Mataram belum menyampaikan hasil resmi operasi hari keenam. Karena itu, kondisi terbaru pencarian pada Minggu belum dapat dipastikan.
Operasi ini melibatkan sejumlah unsur SAR dan aparat, serta dukungan nelayan dan masyarakat setempat. Tim terus berupaya menemukan korban setelah enam hari pencarian di perairan Gili Trawangan. (*)




