Profil Mayjen TNI Edi Saputra, Perwira yang Kini Jabat Pangdam XXX/Rinambora NTB
Mataram (NTBSatu) – Mayjen TNI Edi Saputra resmi menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXX/Rinambora yang membawahi wilayah NTB.
Pelantikan perwira tinggi lulusan Akademi Militer (Akmil) 1994 ini berlangsung bersamaan dengan peresmian 204 satuan baru TNI oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Senin, 5 Oktober 2026.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, Senin 5 Oktober 2026. Dengan rahmat Tuhan yang Maha Besar. Saya Prabowo Subianto, Presiden RI dengan ini meresmikan 204 satuan baru TNI,” ujarnya pada Senin, 5 Oktober 2026.
Pelantikan Edi Saputra ditandai dengan penyerahan tongkat komando dan lambang kesatuan. Sebelum mendapat kepercayaan memimpin wilayah pertahanan NTB di Kodam XXX/Rinambora, perwira kelahiran 26 Juli 1973 ini menjabat sebagai Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Geografi Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).
Rekam Jejak dan Karier Militer
Edi Saputra merupakan perwira tinggi dari kecabangan Korps Infanteri. Selain menuntaskan pendidikan di Akmil pada tahun 1994, ia menyelesaikan pendidikan militer lanjutan di Dikreg Seskoad serta Sesko TNI.
Ia juga mengantongi gelar akademik Sarjana Ilmu Politik (S.I.P.) dan Magister Pertahanan (M.Han.). Sepanjang karier militernya, Edi memegang berbagai posisi strategis, mulai dari satuan tempur hingga komando kewilayahan.
Jabatan yang pernah ia emban antara lain Danyonif 509/Raider, Wadanyonif 134/Tuah Sakti, Kasi Teritorial Korem 142/Taroada Tarogau, Danyonif 408/Suhbrastha. Selain itu, ia juga sempat menjadi Dandim 0725/Sragen.
Karier kepemimpinannya berlanjut saat menjabat Kasrem 074/Warastratama, Aspers Kasdivif 1/Kostrad, Aspers Kasdam I/Bukit Barisan, Wadan Rindam XVII/Cenderawasih, Paban II/Puanter Sterad, serta Wadan Pusdikter.
Saat menjabat Kepala Staf Garnisun Tetap I/Jakarta (Kaskogartap I/Jakarta), ia mengawal pelaksanaan upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka. Sebelum bertugas di Lemhannas, ia mengemban amanat sebagai Komandan Korem 064/Maulana Yusuf di Banten.
Pembentukan Kesatuan Baru TNI
Kodam XXX/Rinambora merupakan satu dari enam Kodam baru yang diresmikan guna memperkuat pertahanan wilayah. Lima Kodam lainnya meliputi Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah di Kepulauan Riau, Kodam XXVI/Mataram di DIY, Kodam XXVII/Sobe Sonbai di NTT, Kodam XXVIII/Maluku Kiraha di Maluku Utara, dan Kodam XXIX/Mambruk di Papua Tengah.
Restrukturisasi ini mencakup pembentukan 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP). Selain itu ada 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP), serta tiga Batalyon Bantuan Tempur (Yon Banpur).
Penataan organisasi ini juga memperkuat matra laut dan udara melalui pembentukan brigade marinir, batalyon marinir, hingga divisi Kopasgat dan satuan radar baru. (*)




