14 Warga Sumbawa Terima Bantuan ATENSI Kemensos
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Sebanyak 14 penerima manfaat di Kabupaten Sumbawa menerima bantuan Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kementerian Sosial (Kemensos RI) melalui jalur aspirasi atau Pokok-pokok pikiran (Pokir) DPR RI.
Para penerima manfaat hadir bersama perwakilan keluarga masing-masing di Aula Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Drs. Iwan Sofian, mengatakan program tersebut hadir melalui Pokir DPR RI, Hj. Mahdalena, S.S., M.M., dari Fraksi PKB yang duduk di Komisi VIII DPR RI.
“Semoga penjangkauan calon penerima manfaat atau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial bisa menyeluruh kelak,” kata Iwan.
Iwan mengajak kepala desa, lurah, ketua RT, dan ketua RW ikut menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan rehabilitasi sosial. Mereka dapat mengusulkan warga yang masuk kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) melalui pemerintah desa atau kelurahan.
Menurut Iwan, Program ATENSI menghadirkan layanan rehabilitasi sosial terpadu dengan pendekatan holistik. Program tersebut membantu kelompok rentan menjalani pemulihan sekaligus meningkatkan kemampuan agar mereka dapat hidup lebih mandiri.
“Para sahabat kepala desa dan lurah, ketua RT, RW bisa mengusulkan Program Asistensi Rehabilitasi Sosial sebagai layanan rehabilitasi sosial terpadu yang bersifat holistik untuk membantu pemulihan dan pemberdayaan kelompok rentan agar bisa mandiri,” ujarnya.
Tujuh Komponen Bantuan ATENSI
Program ATENSI mencakup tujuh komponen utama. Pertama, dukungan kebutuhan hidup. Kedua, perawatan sosial atau pengasuhan. Ketiga, dukungan keluarga.
Selanjutnya, program mencakup terapi, pelatihan vokasional dan kewirausahaan, bantuan sosial ATENSI, serta dukungan aksesibilitas.
“Kami di Dinas Sosial mendorong masyarakat untuk ikut mengenali warga yang membutuhkan layanan sosial sehingga jangkauan program bisa lebih luas,” ujar Iwan.
Dengan keterlibatan masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan, Dinsos berharap informasi mengenai warga yang membutuhkan layanan sosial dapat menjangkau lebih banyak kelompok rentan.
Sasar Kelompok Rentan
Iwan menjelaskan Program ATENSI menyasar Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial yang terbagi dalam sejumlah kelompok. Sasaran tersebut mencakup anak yang memerlukan perlindungan khusus, penyandang disabilitas, serta lansia terlantar atau lansia tunggal.
Selain itu, program menyasar tuna sosial dan korban perdagangan orang, korban bencana, serta kelompok rentan lainnya.
Iwan mengajak masyarakat ikut menyampaikan informasi apabila menemukan warga yang masuk dalam kelompok tersebut. Langkah itu membantu pemerintah memperluas jangkauan pelayanan sosial hingga tingkat desa dan kelurahan.
Masyarakat yang menemukan kasus terkait PPKS dapat menyampaikan usulan melalui kepala desa atau lurah dengan mengetahui camat masing-masing. Selanjutnya, pemerintah meneruskan usulan tersebut kepada Kementerian Sosial RI melalui UPT Sentra Paramita Mataram dengan tembusan Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa.
Melalui mekanisme tersebut, Dinsos Sumbawa dapat mengetahui kebutuhan pelayanan sosial masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat.
Iwan berharap mekanisme pengusulan tersebut dapat membantu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan rehabilitasi sosial di Kabupaten Sumbawa.(*)




